BENGKALIS, GORIAU.COM - Usulan pemekaran Kabupaten Mandau yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Riau pada rapat koordinasi nasional dengan DPR RI, beberapa hari lalu, melahirkan persoalan baru. Pasalnya, pengusulan itu tanpa koordinasi dengan Pemkab dan DPRD Bengkalis. Sikap Pemprov ini pun dinilai sebagai

Anggota DPRD Bengkalis, H Azmi Rozali kepada wartawan menyatakan sangat menyayangkan sikap Pemprov Riau tersebut. Ia menilai sikap yang dilakukan Pemprov Riau menggambarkan seolah-olah Bengkalis tidak bertuan, sehingga tak dijadikan tempat bertanya sama sekali.

“Terlepas seperti apa keputusan nantinya, yang pasti apa yang dilakukan Pemprov Riau sangat kita sayangkan. Bengkalis ini masih ada Bupati dan DPRD-nya, mengapa mereka tidak bertanya dulu, mengapa langsung mereka sampaikan saat rakornas itu,” sesal Azmi, Minggu (31/3/2013).

Sepengetahuan dirinya tidak ada pemberitahuan dari Pemprov Riau soal usulan pemekaran Mandau tersebut. Kalau ada kata Azmi, tentunya pimpinan dewan menyampaikan hal tersebut kepada anggota DPRD Bengkalis.

“Soal beda pendapat, setuju dan tak setuju itu biasa dan ada mekanisme. Tapi kalau tak bertanya sama sekali, pemimpinnya tak dimintai pendapat, itu yang kita sesalkan. Mestinya cara-cara seperti ini tidak dilakukan Pemprov Riau,” tegas politisi PKS ini. (jfk)