
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dari data yang ada, ternyata 40 persen penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pekanbaru adalah yang tersandung kasus narkoba dan separuhnya adalah generasi muda. Demikian diungkapkan calon Gubernur Riu HR Mambang Mit yang kerab dipanggil Ayah MM, saat bersilaturahmi dengan jemaah dan pengurus Mesjid Asy-Syakiri, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Rabu (27/3/2013) malam.
''Belum lagi masalah HIV AIDS dan geng motor. Semua itu dapat merusak masa depan generasi muda. Jadi mari kita lakukan pembinaan. Salah satunya melalui berbagai kegiatan di mesjid. Kegiatan magrib mengaji dan lain-lainnya bisa membendung pengaruh negatif ini,'' tambahnya.
Ayah MM mengatakan peran pengurus mesjid sangat menentukan aktifitas mesjid sebagai tempat pembinaan dan pengembangan syiar ajaran agama Islam.
Dicontohkannya, menghidupkan Magrib Mengaji dan juga kegiatan lainnya yang dilakukan di mesjid seperti selalu shalat jamaah merupakan salah satu kegiatan yang baik, dapat dikembangkan lagi dan ditingkatkan serta disempurnakan sehingga akan memberikan manfaat yang besar bagi kebaikan dan kemaslahatan umat.
Kegiatan Magrib Mengaji di mesjid-mesjid yang sekaligus diisi tausyiah sangat baik terutama bagi pembinaan generasi muda untuk guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kalangan muda yang akan menjadi benteng mereka dalam menghadapi derasnya kemajuan pengetahuan dan perkembangan informasi akhir-akhir ini.
Karenanya, lanjut Ayah MM, bila tidak ada yang membentengi generasi mudah dalam menghadapi pengaruh perkembangan dan kemajuan informasi maka akan menimbulkan dampak negatif di kalangan pemuda kita padahal mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus di selatak dan di jaga untuk melanjutkan estafet kelangsungan negara dan daerah ini. (jpr)