PEKANBARU, GORIAU.COM - GU, seorang pelajar SMP yang berumur belum genap 14 tahun melakukan tindakan kejahatan seksual pada enam bocah sekaligus. Parahnya, sebelum menyodomi korban-korbannya, pelaku sempat menggilir bocah-bocah itu untuk menghisap kemaluannya.

Kepolisian Resor Kabupaten Siak, Provinsi Riau, menangani kasus dugaa sodomi terhadap enam bocah laki-laki itu. "Kasus tersebut terungkap setelah seorang pelapor ibu dari satu korban mendatangi kantor polisi pada Rabu (21/5) lalu," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru lewat pesan elektronik yang diterima, Jumat (23/5/2-14).

Menurut laporan tersebut, kata dia, kemudian terungkap ternyata pelaku juga melakukan hal yang sama pada lima korban lainnya. Sehingga total korban menurut catatan kepolisian menjadi enam orang bocah dam semuanya laki-laki.

Menurut pengakuan ibu korban, kejadian itu terakhir dilakukan pelaku pada pekan pertama Mei 2014 lalu di salah satu Perumahan Pondok Karet BTN (Bank Tabungan negara) Cendrawasih, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. "Kasusnya sekarang masih dalam proses penyelidikan dan korban akan diperiksa fisiknya untuk memastikan laporan itu," katanya.

Kronologis kejadian menurut informasi kepolisian, berawal ketika pelapor mengetahui anaknya telah di cabuli oleh terlapor yaitu pada saat pelapor menonton siaran televisi di rumah bersama anaknya.

Pada saat itu pelapor bilang kepada anaknya jangan sesekali memberikan alat vital kepada orang. Namun kemudian anak tersebut menjawab "gak ada bunda cuman kepada ...(terlapor) saja. Mendengar jawaban dari korban lalu pelapor terkejut dan menanyakan apa saja yang telah di lakukan terlapor.

Kemudian anak pelapor menjelaskan bahwa pelaku menyuruh korban mengisap kemaluan terlapor dan setelah itu terlapor juga mengisap kemaluan korban, selain itu korban juga mengakui sudah di sodomi oleh terlapor sebanyak dua kali.

Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tualang.
Kepolisian menyatakan sejauh ini juga telah memintai keterangan kepada pihak pelaku yang ternyata juga masih di bawah umur.

Kasus pencabulan dan sodomi di wilayah hukum Polda Riau sepanjang 2014 ada lebih 100 kasus dan korbannya berjumlah lebih 115 orang. Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap secara tuntas seluruh kasus dugaan pencabulan dan sodomi yang terus mengkhawatirkan itu. (fzr)
Ads