SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraha (Disparpora)Kepulauan Meranti akan memfasilitasi festival menongkah yang akandigelar di Desa Tanjungpisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, 7 Desember 2013 mendatang. Kegiatan ini (menongkah) akan dijadikan sebagai wisata ekstrim yang sangat digemari para wisatawan asing.
Demikian disampaikan Sekretaris Disparpora Kepulauan Meranti Drs H Ismail Arsyad, M.Si, ketika ditemui wartawan di Selatpanjang, Selasa (19/11/2013) malam.
"Kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat, sementara kita hanya memfasilitasi, mendukung, dan mempromosinya saja agar kegiatankeseharian masyarakat dalam mencari kerang bisa dikembangkan dandijual sebagai wisata ektrim dari Meranti," kata H Ismail.
Ditambahkannya, Agar kegiatan tampak lebih menarik, panitia telah mengemasnya sedemikian rupa. Kegiatan tidak hanya dalam bentuk lomba menongkah perorangan, tetapi juga beregu. Peserta akan beradu kecepatan saat memacu tongkah di tengah padang lumpur (Pantai Teluk, Desa Tanjungpisang). Bahkan, panitia juga berencana memadukannya dengan lomba berlari di atas lumpur, panjat pinang, dan lainnya guna memeriahkan festival menongkah.
"Ada juga yang mengusulkan ke kitaagar dalam festival tersebut juga diadakan lomba membuat tongkah. Ide ini menarik memang, apalagi kalau proses pembuatannya, mulai dari mengambil kayu untuk tongkah dan lainnya diekspos denganmemperlihatkan kekuatan magis, jika memang ada," katanya lagi.
Rupanya selain beberapa lomba di atas, ada juga proses semah laut oleh seorang bomo sebelum festival dimulai.
Namun, menurut Ismail lagi, semua itu tergantung kesiapan panitia dan ide-ide seperti itu tetap akan disampaikan agar wisata unik ini bisa dikembangkan dan mempunyai nilai jual di dunia internasional.(nti)