SELATPANJANG, GORIAU.COM - Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti akan menyisiri sejumlah penginapan seperti hotel, wisma, maupun penginapan. Kegiatan ini merupakan antisipasi kedatangan PSK dari Surabaya pasca penutupan Gang Dolly beberapa waktu lalu.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Kantor Satpol PP Kepulauan Meranti, Janevi Maeza, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pantauan di sejumlah Hotel, wisma maupun kos-kosan yang ada di KepulauanMeranti terutama di Selatpanjang.
"Kita akan terus melakukan pemantauan kepada sejumlah Hotel, wisma maupun kos-kosan, dan kita juga akan melakukan razia bila memang diduga adanya proses maksiat itu, apalagi pasca penutupan Dolly," ucap Janevi.
Diakui Janevi juga, sejauh ini PSK yang terjaring razia oleh pihaknya sebagian besar adalah anak tempatan, belum ditemukan yang berasal dari Surabaya.
"Sebenarnya sebagian besar PSK di Selatpanjang ini adalah anak tempatan yakni anak Meranti itu sendiri," ungkap Janevi.
Selanjutnya Janevi juga berharap agar dalam penanganan PSK ini instansi terkait, baik itu pihak kepolisian maupun Satpol- PP itu sendiri agar selalu bekerjasama demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kepulauan Meranti itu, apalagi saat ini ummat muslim sedang melaksanakan puasa ramadan.
"Dalam hal menjaga Keamanan dan ketertiban di kepulauan Meranti ini, butuhdukungan dan kerjasama dari semua pihak, baik itu Satpol- PP, kepolisian, maupun masyarakat itu sendiri," harapnya.
Sementara itu, dalam pemantauan ini memang perlu hati-hati sebab, pemerintah daerah tidak bisa melarang warga daerah lain yang berasal dari Indonesia untuk berpindah tempat tinggal dan menetap di daerah itu. Karena itu merupakan hak Warga Negara Indonesia (WNI).
(zal)