PELALAWAN, GORIAU.COM - Diperpanjangnya darurat asap, maka PT PMBN (Pusaka Megah Bumi Nusantara) kembali melanjutkan program patroli bersama dengan  MPA (Masyarakat Peduli Api) yang ada disekitar perusahaan; yakni MPA Desa Kiyab Jaya, MPA Desa Lubuk Ogung dan MPA Desa Rantau Baru.  Ketiga MPA ini adalah MPA yang wilayahnya bersentuhan langsung dengan PT. PMBN.

Pertimbangan untuk memperpanjang patroli bersama ini, dikarenakan diperpanjangnya masa darurat asap oleh pemerintah. “Diperpanjangnya patroli bersama ini, selain untuk antisipasi terjadinya kebakaran di areal warga sekitar perusahaan, hal ini sekaligus meningkatkan tali silaturahmi perusahaan dengan warga setempat,” ujar Manajer PT.PMBN Parlindungan Pardosi.

Ia juga mengatakan bahwa menumbuhkan kepedulian masyarakat akan ancaman bahaya terjadinya kebakaran sangatlah penting. “Oleh karena itu melalui MPA diharapkan kepedulian masyarakat untuk waspada ancaman kebakaran semakin meningkat. Bahkan dengan adanya MPA, maka dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran dilahan masyarakat,” ujarnya menjelaskan.

MPA (Masyarakat Peduli Api) adalah masyarakat yang secara sukarela peduli terhadap pengendalian karhutl. Selain itu juga telah diberikan bantuan dengan pemberian alat pemadam kebakaran serta pembangunan tenda posko peduli api di dua desa yakni Desa Kiyap Jaya dan Desa Ranto Baru. Bahkan, MPA yang sudah dibentuk sejak pertengahan tahun lalui ini, para anggotanya juga sudah mendapatkan pelatihan, dan pembekalan terkait pengendalian karhutla.

Ketua MPA Desa Kiyap Jaya, Hartoni juga merasakan manfaat dari MPA. “MPA ini sangat bagus, sehingga apabila pada waktu patroli ada ditemukan titik api, maka dapat segera diatasi ataupun dipadamkan,” ujarnya.

Bahkan dengan adanya bantuan alat pemadam dari PT.PMBN, serta pembekalan dan pelatihan, maka mereka juga sudah dapat melakukan pemadaman seketika itu juga. Harapan beliau selain pelatihan dan batuan alat pemadam, apabila memungkinkan kiranya perusahaan dapat juga memberikan bantuan untuk tambahan keluarga. “Berhubung pelaksanaan patrol cukup menyita waktu, alangkah baiknya kalau perusahaan berkenan juga memberikan tambahan untuk keluarga,” pintanya.

PT.PMBN sendiri menjelaskan bahwa, MPA adalah khusus diperuntukkan guna antisipasi lahan milik warga. Sedangkan untuk lahan perusahaan, PT.PMBN sudah memiliki Tim Tanggap Darurat tersendiri.

Selain itu, guna antisipasi kebakaran PT.PMBN juga sudah menghimbau karyawan/ti serta masyarakat untuk tidak merokok di areal kebun dengan menggunakan berbagai-bagai bahasa daerah untuk mempermudah memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar sesuai sukunya masing-masing, yang memang banyak bermukin disini di sekitar perusahaan. (rls)