PEKANBARU, GORIAU.COM - Anggaran pemerintah sebagai stimulan terjadi perputaran ekonomi di masyarakat. Namun lambatnya realiasi baik Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015, juga terjadi kekacauan perekonomian di masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Riau, Abdul Wahid SHi, saat berbincang dengan GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (6/8/2015). Kelambanan berjalannya anggaran baik APBN dan APBD, sebagai bukti lemahnya pemerintahan saat ini. Walau demikian Wahid mengaku tidak mengetahui kendala apa yang menyebabkan serapan perbelanjaan, terutama APBD Riau 2015, berjalan stagnan. Padahal ini adalah anggaran rutinitas yang berlangsung setiap tahun."Kami tidak tahu persis apa kendala sehingga anggaran berjalan lambat. Namun yang saya tangkap, ada satu kebiasaan di pemerintahan kita, selalu menggunakan anggaran di akhir tahun. Ini sebetulnya sangat tidak baik. Ketika terjadi masalah, seperti persoalan cuaca, pencapaian proyek anggaran juga tak berjalan baik," sebut Abdul Wahid.Wahid juga tidak tahu persis kebijakan Pelaksana tugas Gubernur Riau merombak seluruh pimpinan satuan kerja dengan tenaga baru. Sejauh ini progres kerja pimpinan Satker yang baru, belum terlihat di lapangan."Ternyata belum memberikan hasil yang maksimal. Kami tidak tahu apa kendala di lapangan. Tetapi semuanya tentu kembali pada pemimpin pemerintahan sebagai leader. Pemimpin harus memberikan motivasi kepada anak buahnya agar bekerja merealisasikan program yang sudah dibuat," sambungnya.Anggota Komisi C ini meminta pemerintah agar segera menggunakan anggaran yang sudah terprogram saat ini, agar terjadi stimulan. Sebab ekonomi masyarakat sangat bergantung pada anggaran pemerintah."Coba Anda perhatikan, kalau pemerintah melaksanakan proyek pembangunan jalan. Di sana perlu penambang batu, kemudian tukang angkut batu, tukang angkut perlu truk, truk perlu minyak. Artinya ada mata rantai saling bergantungan. Karena itu, solusinya percepat penggunaan anggaran," pungkas Wahid. (rul)