PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Akit, adalah suku terasing yang berada di Desa Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. Kehidupan suku Akit jauh dari kata sejahtera, bahkan anak-anak suku Akit tidak mengenyam dunia pendidikan.

Hal ini diungkapkan oleh Camat Kuala Kampar, Tengku Syafril, Minggu (23/3/2014). Dikatakan Tengku Syafril, suku Akit berada di pesisir pantai laut dan terbagi menjadi dua kelompok, di Sungai Raya dan Parit Tengah, Desa Sungai Upih.

"Jumlah suku Akit di daerah Sungai Raya ada sebanyak 28 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 106 jiwa. Dan yang di Parit Tengah ada 17 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 76 jiwa. Mereka menggantungkan hidupnya hanya dengan melaut saja,"ungkapnya.

Dikatakan Tengku Syafril, sebagian dari masyarakat suku Akit, masih menutup diri dan tidak mau berinteraksi dengan warga lain diluar suku Akit. Sehingga sebagian anak-anak suku Akit banyak yang tidak mengenyam pendidikan.

"Mereka ada yang sudah berinteraksi dengan masyarakat luar, dan sebagian mereka belum mau. Sehingga anak - anak di suku asing ini tidak sekolah,"katanya.

Dijelaskan Tengku Syafril, masalah infrastruktur dan kesejahteraan di desa tersebut juga masih menjadi persoalan utama. Namun pihak kecamatan melalui tahun anggaran tahun lalu, sudah membangun akses jalan setapak dan pembangunan selanjutnya terus akan diprogramkan oleh pihak kecamatan.

"Kita sudah memasukkan usulan ke Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Pelalawan untuk dilanjutkan ke Provinsi agar masyarakat suku asing ini mendapat bantuan dari Kementerian Sosial RI dalam pola program kelompok adat terpencil (KAT),"jelas Tengku Syafril, diharapkan melalui program itu ada bantuan pusat mulai dari tempat tinggal, sandang, pangan dan pendidikan.

Tengku Syafril menambahkan, pihaknya telah memasukkan usulan kepada Pemkab Pelalawan melalui dinas terkait agar suku Akit mendapatkan rumah layak huni (RLH).

"Kita usulkan tahap pertama sebanyak 30 unit RLH, dan mudah-mudahan usulan ini dapat dikabulkan. Berangsur-angsur kita akan membangun kehidupan yang layak bagi suku Akit,"tandasnya.(rkn)