
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Bila tak ada aral melintang, rencananya pada akhir April mendatang, Bupati Pelalawan HM Harris akan meminta laporan pencapaian target perekaman elektronika Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kabupaten Pelalawan ini. Meskipun hingga pertengahan Maret 2013 ini pencapaian perekaman e-KTP di daerah ini sudah 85 persen ke atas dan masih lamanya batas waktu pengurusan e-KTP hingga 31 Oktober 2013 mendatang.
"Ya, Pak Bupati minta laporan bulan April hasil pencapaian perekaman e-KTP di Pelalawan. Nantinya Bupati akan mengevaluasi hasil pencapaian e-KTP dan kinerja Camat terhadap target yang telah dicapai," terang Kadisdukcapil Pelalawan, Syafrudin M.Si kepada wartawan, Minggu (17/3/2013).
Syafruddin mengatakan bahwa sampai saat ini ada dua Kecamatan yang pencapaian target perekaman e-KTP nya masih rendah di bawah 65 persen yakni Kecamatan Bunut dan Kecamatan Teluk Meranti.
"Sampai saat ini, Bunut dan Teluk Meranti yang paling rendah target pencapaian e-KTP-nya. Kedua kecamatan tersebut masih di bawah 65 persen, jauh tertinggal dengan Kecamatan yang lain seperti tiga Kecamatan teratas Pangkalan Kerinci yang hampir yang sudah menembus 95 persen ke atas dan hampir 100 persen. Selanjutnya Kecamatan Langgam dan Pelalawan yang sudah 90 persen ke atas. Kuala Kampar yang awalnya mendapat kendala kini sudah beranjak ke 70 persen ke atas. Dan kita terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan perekaman e-KTP di Bunut dan Teluk Meranti terutama para camatnya dikarenakan masalah ini terkait kinerja Kecamatan," bebernya.
Saat ini, sambungnya, perekaman e-KTP di Kabupaten Pelalawan mencapai 85 persen dengan jumlah penduduk 359.792 jiwa dengan wajib KTP 196.691 jiwa. Dari jumlah tersebut, hasil perekaman yang diperoleh adalah 136.143. Jadi diharapkan kendala yang ditemui di Kecamatan untuk pelaksanaan e-KTP dapat terselesaikan dengan harapan lebih mendongkrak pencapaian target perekaman e-KTP.
"Ini adalah program nasional yang harus kita tuntaskan. Jadi keseriusan semua pihak diharakan dapat menggesa pekerjaan rumah ini sehingga pencapaian 100 persen dapat kita raih," katanya.
Sementara itu, saat Kedua Camat yang masih rendah pencapaian target e–KTP-nya yakni Camat Bunut Sugeng Wiharyadi dan Camat Teluk Meranti Husnizal dihubungi melalui selulernya, keduanya beralasan hampir sama yakni kendala terdapat pada jaringan yang tidak berjalan lancar dan banyaknya kerusakan alat perekaman e-KTP.
"Dua bulan ini alat kita mengalami kerusakan ditambah jaringan dari Pelalawan yang sering tidak connect namun kita terus berkonsultasi dengan Disdukcapil. Kalau antusias warga sangat tinggi untuk kepengurusan e-ktp," terang Camat Bunut Sugeng Wiharyadi.
Sedangkan Camat Teluk Meranti, Husnizal, beralasan bahwa peralatan e-KTP di kantornya rusak dan kini berada di Disdukcapail Pelalawan di Pangkalan Kerinci sedang diperbaiki. (ilm)