
SELATPANJANG - Afrizal Cik dan Asnawi Nazar terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) dan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti masa khidmat 2025-2030.
Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (17/2), berjalan lancar dan penuh dengan rasa kekeluargaan.
Pemilihan dilakukan secara tertutup, setelah melalui tahapan sidang pleno yang dipimpin Sekum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Jonaidi Dasa.
Namun, sebelum pemilihan masing-masing calon ketua umum MKA dan calon ketum DPH menyampaikan visi dan misi mereka masing-masing.
Ada empat calon yang mendaftar sebagai calon ketum MKA dan ketum DPH. Masing-masing Datuk Kasam Usman, Datuk H. Darwis, Datuk Asnawi Nazar, dan Datuk Afrizal Cik.
Setelah melalui pemungutan suara tertutup dengan dua sesi. Dari 13 suara yang ada Datuk Afrizal Cik terpilih sebagai Ketum DPH LAMR Meranti dengan raihan 7 suara. Selanjutnya, Datuk Asnawi Nazar mendapat 5 suara, Datuk Darwis mendapat 1 suara.
Selanjutnya dilakukan pemilihan Ketum MKA, juga sebanyak 13 suara. Dari suara yang masuk Datuk Asnawi Nazar memperoleh sebanyak 12 suara dan Datuk Kasam Usman memperoleh 1 suara.
Ketum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengucapkan selamat kepada Ketum MKA dan DPH terpilih. Ia berharap kepada yang terpilih bisa menajalankan amanah tersebut.
"Alhamdulillah, Musdalub LAMR Meranti berjalan lancar dan sudah terpilih Ketum MKA dan DPH. Tahniah kepada datuk yang terpilih, semoga amanah dalam menjalankan tugas," ungkapnya.
Dikukuhkan Dua Jam Setelah Terpilih
Afrizal Cik dan Asnawi Nazar dikukuhkan, masing-masing sebagai Ketum DPH Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Ketum MKA, dengan masa khidmat 2025-2030.
Pengukuhan ini dilakukan oleh Ketum MKA LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Marjohan Johan, Ketum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dan Plt Bupati Meranti dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Sudandri Jauzah.
Sebelum dikukuhkan, dalam elu-eluannya Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengatakan setelah melalui proses yang luar biasa, dalam waktu beberapa jam langsung dilakukan pengukuhan, yang biasanya setelah dua hari Musda barulah dilakukan pengukuhan.
"Kita tidak melakukan pemilihan namun kita melakukan penyandingan tokoh-tokoh masyarakat untuk memimpin LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. Mudah-mudahan ini semua menjadi amal ibadah kita semua," ujar Datuk Seri Taufik.
Atur acara selanjutnya, Ketum MKA LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf, membacakan warkah pengukuhan dan pemasangan tanjak. Sedangkan Asisten III Sudandri SH, MH kebagian memasang selempang dan disusul pemasangan keris oleh Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
Tak sampai di situ, Ketum MKA dan Ketum DPH LAMR Meranti yang baru saja disandingkan untuk memegang teraju kepemimpinan mendapat ucapkan selamat berupa tepuk tepung tawar.
Dalam elu-eluannya Ketum MKA LAMR Meranti Datuk Seri Asnawi Nazar mengucapkan terimakasih kepada panitia yang sudah bertungkus lumus untuk melaksanakan helat Musdalub ini hingga berjalan lancar. Ini petanda bahwa semuanya duduk memegang tuah, berdiri membela marwah, berjalan membawa amanah.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada calon lainnya yang mendaftarkan diri untuk bersanding, sama-sama memajukan LAMR Meranti. Kita semua di sini adalah pemenang dalam Musdalub," ujar Datuk Seri Asnawi.
Pada kesempatan itu Datuk Seri Asnawi meminta kepada orang tua dan tokoh masyarakat lainnya untuk memberi petuahnya. "Jika ada yang bengkok tolong luruskan," katanya.
Ketum DPH LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, juga mengucapkan terima kasih kepada semua datuk-datuk yang memberikan petuahnya dan kepada yang muda ia berpesan untuk mempertahankan adat budaya.
"Padat tembaga jangan dituang, kalau dituang melepuh tangan, adat lembaga jangan dibuang, kalau dibuang binasa badan. Pantun penyemangat untuk generasi muda Melayu, walau lumut sudah berakar, akar benanu tetap menjalar, walau laut sudah terbakar, kapal Melayu tetap berlayar," ucap Datuk Seri Afrizal Cik dengan nada pantunnya.
"Saya sudah sampaikan hajat dan perhelatan Musdalub LAMR Meranti ini kepada Plt Bupati Meranti. Setelah beliau mengetahuai berjalan lancar dan sudah terpilih Ketum MKA dan DPH, beliau mengucapkan Alhamdulillah dan kita dukung sepenuhnya," kata Asisten III Sudandri dalam sambutannya.
Harapan Pemda Meranti, sambung Sudandri, pemimpin LAMR yang baru terpilih kiranya dapat bersama-sama memajukan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam melestarikan dan mengembangkan adat dan budaya Melayu.
Dalam petuah amanahnya, Ketum MKA LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf mengatakan, dia berpesan dan ini tidak bermaksud menggurui, namun lancar kaji karena diulang. "Saya tidak memandai-mandai, bahwa dalam tunjuk ajar Melayu mengatakan, kebersamaan kita lebih penting dari semuanya. Sehingga Musdalub ini berjalan sejuk dan lancar," ujar Datuk Seri Marjohan.
"Saya juga berpesan, bahwa sebentar lagi Bupati dan Wakil Bupati Meranti dilantik, kami berharap LAMR Meranti berperan dalam pembangunan. Sebab, diminta ataupun tidak LAMR harus berperan," sambung Datuk Seri Marjohan. ***