PEKANBARU, GORIAU.COM - Ada-ada saja, di tengah aksi demo warga Pekanbaru, Senin (9/3/2015) di depan Kantor Gubernur Riau, ada satu warga yang 'menyelinap' dan melakukan hal yang tidak biasanya.

Ternyata dirinya bukan bagian dari peserta demo, malah diam-diam dia mencoba mencabuti spanduk-spanduk yang dipasang.

Untung saja dirinya tidak menjadi amukan massa. Pihak kepolisian yang mengamankan aksi demo langsung membawanya ke pos kepolisian yang terdekat.

Namun sudah ada satu spanduk yang berhasil dicopotnya. Tidak diketahui siapa dan apa tujuannya mencabuti spanduk-spanduk yang dipasang pedemo di pagar Kantor Gubernur Riau tersebut.

"Ada-ada saja, dikirain ngapain tadi, rupanya mau nyabutin spanduk-spanduk kami," kata salah seorang pedemo.

Diberitakan sebelumnya, Seratusan warga yang mengaku bermukim di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru mendatangi Kantor Gubernur Riau, Senin (9/3/2015). Mereka meminta ketegasan dan kejelasan status lahan yang diklaim telah diambil alih.

Bambang, Koordinator Akis 'Korban SK Gubernur Riau', mengatakan, bahwa mereka menuntut kebijaksanaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atas kasus ini. Ada sebagian besar lahan (Lanud, red) merupakan milik warga dan digunakan untuk pengembangan wilayah," katanya.

"Sementara pengembangan itu sudah jelas menggunakan lahan kami. Dimana hanya diperkuat dengan SK Gubernur Riau Nomor KPTS 297/III/2011," sambung Bambang.***