
SELENSEN - Penangkapan satu truk Coltdiesel BH 8616 KI membawa minyak oplosan oleh pemuda Selensen, Kecamatan Kemuning, Indragiri Hilir, Kamis (5/5/2016) kemarin, memunculkan dugaan ada oknum aparat kepolisian setempat yang membeking. Polres diminta untuk mengambil tindakan tegas.
Permintaan itu disampaikan anggota DPRD Riau H. Musyaffak Asikin, Minggu (8/5/2016). Wakil rakyat dari daerah pemilihan Inhil ini menyayangkan bila memang benar ada aparat dibelakang tindakan illegal tersebut.
"Tapi kami minta masyarakat juga tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Namun saya secara pribadi memberikan apresiasi atas tindakan yang dilakukan pemuda setempat," kata Musyaffak Asikin, Minggu (8/5/2016).
Kapolda Riau melalui Kapolres Inhil, kata dia, harus berterima kasih atas sikap pemuda Selensen dan mengambil langkah yang bijak untuk membersihkan nama institusi. Bagaimana pun kasus seperti ini bukan lagi rahasia umum.
Sebelumnya para pemuda Selensen menahan truk pembawa minyak oplosan tersebut saat melintas di Jalan Lintas Timur Pasar Selensen.
Menurut supir diketahui bernama Awi, dirinya sudah dua kali membawa truk tersebut untuk mengangkut minyak dari Palembang masuk ke kawasan Inhil dengan meminta pengamanan dari oknum di Polsek Kemuning. ***