PEKANBARU - Lomba video pendek tajaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Teorisme (FKPT) Provinsi Riau masuk tahap penjurian. Setidaknya ada 9 video masuk yang diterima oleh panitia.

Lomba video pendek bertema "Kita Boleh Berbeda" tersebut diikuti oleh pelajar SMA/SMK/Sederajat di Provinsi Riau.

Secara khusus, tiga dewan juri dihadirkan dalam penilaian ini, diantaranya Tjandra Wibowo (Samuan Film), Nolly Media Putra Dosen Akademi Kesenian Melayu Riau dan Parlindungan (Sineas Lokal) yang juga Dosen Uneversitas Islam Riau. Ketiganya akan membedah masing-masing video dari sudut sinemagrafi, konsep cerita, kesesuaian alur cerita dan tentunya menilai pesan yang disampaikam video tidak melenceng dari tema.

Nantinya, dari 9 peserta lomba akan dikeruncutkan menjadi 6 peserta dan barulah akan mengerucut menjadi 3 pemenang. Ketiga pemenang tersebut akan dikirim ketingkat nasional dan bersaing bersama 32 provinsi di Indonesia.

Totalnya ada 96 orang peserta yang berasal dari 32 provinsi dan akan diseleksi menjadi 10 nominasi. Sepuluh nominasi inilah yang akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti training film pendek. Sementara, malam grand final akan dilaksanakan pada tanggal 24, 25, 26 November 2016. (***)