
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Hampir 2 persen atau sekitar 6.000 hakim sudah mengecap pendidikan S3 (strata 3). Karena itu, masih terbuka lebar kesempatan bagi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Rokan Hilir yang baru dilantik untuk menempati posisi sebagai ketua pengadilan.
Demikian disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Rokan Hilir, Bagariang, SH, MH ketika melantik Wakil Ketua PN yang baru, D .Sutarno, SH, MH yang sebelumnya bertugas di PN Mataram, Rabu (17/6/2015) di Pengadilan Negeri Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir.
Bagariang mengatakan, posisi Wakil ketua Pengadilan Negeri adalah sangat strategis. Selain memprogramkan rencana jangka panjang dan pendek, dia juga sekaligus mengawasi pelaksanaannya sesuai dengan rencana kerja.
Selain itu, jabatan wakil ketua juga memenej administrasi pengadilan. ''Saya yakin, bapak Sutarno bisa mengemban tugas sehar- hari,'' kata Bagariang.
Posisi wakil ketua, kata mantan dosen Unilak ini, adalah jenjang untuk menduduki posisi ketua. Mahkamah Agung akan mencari kader terbaik terutama yang sudah berpendidikan S3.
Dia mengingatkan, banyak hakim menelantarkan dan memaksakan kehendak sendiri. Malah, kadang lupa mengontrol diri sendiri. Untuk itu, perlu banyak bersyukur kepada Tuhan dan senantiasa menjalin komunikasi dengan baik dan jangan mudah terprovokasi dengan cara mengambil keuntungan dari orang lain.
''Saya yakin bapak mampu menganalisa dan dapat menahan nafsu diri sendiri. Saya juga berharap Bapak mendapat promosi pada masa akan datang,'' kata Bagariang.
Acara pengambilan sumpah jabatan dan pemberian kalung jabatan Dr Sutarno, SH, MH menggantikan Wadji Pramono, SH yang pindah ke PN Kabupaten Madiun, dihadiri Kapolres Rokan Hilir, Bupati dan ketua DPRD Rohil. (amr)