PEKANBARU, GORIAU.COM - Lahan gambut seluas 35 hektar di Kepenghuluan Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, terbakar. Aparat pemadam kebakaran setempat menjinakkan si jago merah selama enam jam.


"Setelah adanya laporan warga bahwa lahan gambut terbakar, kami langsung koordinasi dengan petugas pemadam dan berupaya menjinakkan api," kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Rokan Hilir, Suandi, Jumat (26/4/2013).


Pihaknya berupaya untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan tersebut dengan menurunkan aparat untuk menyelidiki.


Lahan gambut yang terbakar terdapat di Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir, dengan kedalaman mencapai dua meter, sehingga sulit untuk dipadamkan. Lahan gambut yang terbakar seluas 35 hektar, dan terbesar di Kepenghuluan Rantau Bais.


Penyebab kebakaran diduga akibat api dari puntung rokok yang dibuang penduduk, sehingga membakar daun dan kayu yang kering sehingga menyebar ke lahan gambut. Belakangan ini suhu udara di Kota Pekanbaru dan daerah sekitarnya berdasarkan perkiraan BMKG berkisar 34-36,5 derajat celsius.


Akibat suhu tinggi tersebut, katanya diduga menyebabkan lahan kehutanan apalagi gambut dengan mudah terbakar.


Pihak pemadam kebakaran setempat dibantu penduduk lokal, juga berupaya untuk menyiram api di lokasi lahan gambut yang berbatasan dengan perumahan penduduk di Kepenghuluan Mumungo agar tidak meluas.


Aparat Dinas Kehutanan Rokan Hilir mengimbau kepada warga, terutama di sekitar hutan, untuk waspada terhadap kebakaran hutan karena suhu udara saat ini cukup panas. Imbauan itu juga disampaikan kepada petugas kecamatan dan kepenghuluan, agar waspada kebakaran hutan saat musim kemarau. (ant/kpc)