JAKARTA, GORIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat akan mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara nasional pada 23 Oktober mendatang. Mengingat hampir semua KPU kabupaten/kota di seluruh Indonesia sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap pada 16 Oktober, dan di tingkat provinsi 18 Oktober sedangkan di tingkat nasional 23 Oktober 2013.

Hal ini diungkapkan Anggota KPU Ferry Kunia Rizkiyansyah di Jakarta, Rabu (16/10/2013) saat dikonfirmasi wartawan perihal penetapan DPT pada pemilihan umum yang diselenggarakan pada Bulan April tahun depan.

"KPU sudah mengumumkan sebanyak 497 kabupaten/kota telah menetapkan DPT, kecuali satu yaitu Kabupaten Nduga di Papua karena masalah konflik," kata Ferry Kurnia Rizkiyansyah.

Ditambahkan Ferry, KPU Pusat tidak akan menunda pengumuman DPT nasional pada 23 Oktober 2013. Persoalan-persoalan yang sebelumnya mencuat seperti tidak lengkapnya NIK, alamat, atau tempat tanggal lahir pemilih sudah bisa diatasi. "Kita sudah memperbaiki atas rekomendasi beberapa Badan Pengawas Pemilu dan Panitia Pengawas pemilu di tingkat kabupaten/kota," sebutnya.

Ferry menjelaskan, KPU pun telah membenahi persoalan data ganda, dimana ada 900 ribuan data ganda yang saat ini sudah dihapus. Hal ini dilakukan karena KPU bertekad mengoptimalkan segala upaya untuk menyusun DPT dengan data yang benar, akurat, valid, dan paling mutakhir. "Jika hasil KPU Kabupaten/Kota sudah masuk secara keseluruhan, maka KPU Pusat akan memvaliditasi lagi dengan sistem informasi data pemilih atau Sidalih," ujarnya.

Ferry juga memastikan proses penetapan data pemilih ini tidak akan terganggu. Melihat jumlah data yang masuk ke Sidalih sejauh ini mencapai 183.321.366 dari total perkiraan 186-187 juta pemilih. Sementara, angka dalam Data Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) milik Kementerian Dalam Negeri sebanyak 190 juta.

“Ada beberapa provinsi yang belum masuk ke Sidalih seperti Jawa Tengah kurang sekitar 2 jutaan, di Aceh kurang 200 ribuaan, Papua Barat belum seluruhnya masuk, di Jawa Barat kurang lebih 1 jutaan, di Maluku 100 ribuan. Yang belum masuk sekitar 4 jutaan," ungkapnya. (amd)