SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau, Rabu (7/1/2015) memberikan 200 unit timbangan ke pedagang di Kepulauan Meranti. Diharapkan pasar Meranti nantinya bisa menjadi pasar tertib ukur.
Demikian disampaikan Eliza Soraya, Kabid Pengawasan dan Perlindungan konsumen Disperindag Riau, ketika ditemui di Selatpanjang usai memberikan timbangan ke pedagang di Pasar Baru Selatpanjang.
Kata Soraya, bantuan merupakan bantuan dari pengadaan timbangan tahun 2014 yang baru sempat kami berikan. Ada sebanyak 200 unit timbangan. Disperindag Riau yakin bantuan ini tidak mengcover semua pedagang yang ada di Meranti, namun tambah Soraya, kedepannya Disperindag akan tetap mengusahakan agar mereka bisa memberi lebih ke pedagang di Meranti.
"Tujuannya agar di sini tertib ukur. Pedagang-pedagang memberikan timbangan itu sesuai dengan ukurannya. Kalau ada pemerintah pusat datang secara tiba-tiba untuk mengukur, dan ukuran kita pas, kita bisa jadi pasar tertib ukur nantinya," ujar Soraya.
Sebelumnya, Pembina Asosiasi Pedagang Pasar Kepulauan Meranti (AP2-KM) Ardiansyah SH MSi mengungkapkan bahwa setelah pedagang di Meranti belum pernah mendapatkan bantuan dari Disperindag Riau. Untuk itu, kedepannya Ardiansyah berharap dinas bisa menyalurkan bantuan-bantuan lain tidak hanya timbangan ini saja.
Selain pembina, Ardiansyah yang juga merupakan anggota legislatif Meranti berjanji akan memperjuangkan atau meminta bantuan untuk para pedagang ke tingkat pusat. Sebab, menurut politisi PAN ini, teman se partainya yang disebut-sebut bernama Jon Erizal juga menduduki kursi di DPR, sehingga diharapkan bantuan dari pusat bisa disalurkan pula ke pedagang di Selatpanjang Meranti.
"Baru Disperindag propinsi yang memberi bantuan, sebelumnya kita belum pernah mendapatkan bantuan dari Riau. Mudah-mudahan kedepannya ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Kabupaten kita masih baru, kita harap provinsi kita yang kaya itu bisa memberikan lebih ke Meranti. Ini awal yang baik bagi kita semua, saya juga akan mencoba minta bantuan ke tingkat pusat. Januari ini saya akan memasukkan program yang kita usulkan kita ke Jon Erizal," ujar Ardiansyah pula.
Hal yang sama juga disampaikan Kabid Metrologi DisperindagkopUKM Meranti, Syaiful. Kata Syaiful, diharapkan kedepannya Disperindag Provinsi Riau tidak hanya memberikan timbangan, tetapi bisa memberikan yang lebih ke pedagang di Meranti.
"Bagi yang menerima timbangan tolong dimanfaatkan sebagaimana mestinya, sesuai peruntukannya. Timbangan itu untuk menimbang barang dijual, bukan untuk dijual. Jadi intinya jangan pula timbangan ini dijual," kata Syaiful.
Dalam kesempatan itu pula, dilakukan penyerahan timbangan secara simbolis sebanyak 10 unit timbangan. Untuk sisanya, pedagang diminta membawa KTP dan kartu anggota AP2-KM baru bisa diberikan timbangan yang disalurkan Disperindag Provinsi Riau itu.
(zal)