JAKARTA, GORIAU.COM - Sebanyak 20 siswa berprestasi mendapatkan beasiswa melalui Program Beasiswa Minamas-Sime Darby 2015, Kamis 8 Januari 2015, di Jakarta. Program beasiswa Minamas Plantation dengan kerjasama Yayasan Sime Darby tahun ini memberikan peluang kepada anak Indonesia yang berprestasi namun tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Beasiswa diberikan kepada 20 siswa berasal dari dua kategori. Kategori pertama adalah internal, yaitu siswa adalah anak karyawan dan warga sekitar kebun. Kategori kedua adalah eksternal atau umum, yaitu mahasiswa yang tengah melakukan studi di perguruan tinggi.

Seleksi penerimaan beasiswa berdasarkan prestasi akademis siswa. Untuk kategori internal, siswa adalah pelajar kelas tiga SMU IPA atau SMK rumpun Pertanian/ Teknik. Salah satu penerima beasiswa kategori internal adalah Muchsan Sazali dari Riau Utara. Muchsan menyelesaikan sekolah menengah atas dengan nilai rata rata 8,6. Muchsan adalah putra seorang mess officer di kebun Tamiang, Aceh. Saat ini Muchsan melanjutkan studinya di Institut Pertanian Bogor, bidang Teknologi Manajemen Produksi Perkebunan.

Sementara untuk kategori umum, salah satu penerima beasiswa kategori eksternal tahun ini adalah Dzikri Rahman, seorang mahasiswa Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Semarang. Dzikri adalah juara satu engineering debate competition di kampusnya.

Penerima beasiswa akan melanjutkan studi di perguruan tinggi di program S1 dan D3. Perguruan tinggi yang menjadi sasaran adalah Universitas Diponegoro, Semarang; Universitas Lampung, Bandar Lampung; Universitas Tanjung Pura, Pontianak; Universitas Sebelas Maret, Surakarta; dan Institut Pertanian Bogor.

Penerima beasiswa juga langsung dijamin dapat bekerja dengan Minamas setelah mereka menyelesaikan studinya. Program beasiswa ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, buku dan tunjangan tesis, tunjangan komputer serta biaya wisuda.

Minamas Plantation meyakini bahwa pendidikan merupakan kebutuhan utama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Presiden Direktur Minamas Plantation, Mohd Ghozali Yahaya mengatakan, ''Saat ini sangatlah penting bagi generasi muda untuk mendapatkan kebutuhan pendidikan agar mampu bertahan. Yayasan Sime Darby melalui Minamas Plantation kali ini memberikan beasiswa kepada 20 pelajar dalam bentuk dukungan finansial, pelatihan kepemimpinan serta bimbingan dan dukungan sosial. Berbagai dukungan yang akan diterima para siswa ini akan menjadikan mereka nantinya sarjana yang siap menjadi pemimpin masa depan.''

Minamas Plantation percaya bahwa dana yang dikeluarkan adalah suatu bentuk investasi dalam pengabdian membangun Indonesia ke depan. ''Kami bersyukur bagi para penerima beasiswa yang mendapatkan dukungan studi kali ini karena selain merupakan investasi bagi masa depan pemuda dengan prestasi, namun juga membangun kekuatan ekonomi dan meningkatkan daya saing bangsan'' ujar Mohd Ghozali Yahaya melalui rilisnya kepada GoRiau.com, Jumat (9/1/2015).

Zebua, salah satu penerima beasiswa asal Pekanbaru, Riau, terinspirasi untuk terus melanjutkan kuliah ke jenjang berikutnya dengan adanya beasiswa ini. “Saya berharap beasiswa ini terus berkembang hingga saatnya saya mengikuti ikatan dinas dan dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar siswa yang saat ini tengah studi program Teknik Produksi dan Manajemen Perkebunan di Institut Pertanian Bogor ini.

Sementara itu Bagus, Direktur Program Diploma Institut Pertanian Bogor merasa program beasiswa ini sangat bermanfaat khususnya bagi mereka yang kurang mampu dan berasal dari luar daerah. Bagus terus berharap beasiswa akan lebih luas jangkauannya. ''Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang kurang mampu untuk kuliah dan berada diluar daerah (Bogor). Saya berharap kedepan agar program beasiswa ini terus bertambah jumlahnya dan meluas wilayah cakupannya,'' tambah Bagus.

Program beasiswa MInamas - Yayasan Sime Darby ini dimulai sejak tahun 2009. Dana yang dihibahkan dalam program beasiswa ini senilai hampir 20 miliar rupiah. Tercatat jumlah siswa penerima beasiswa sejauh ini lebih dari 200 siswa dengan anggaran beasiswa sekitar 90 juta rupiah tiap tahun selama kuliah berlangsung. (rls)