PEKANBARU, GORIAU.COM - Tim Satgas Penanggulangan Bencana di Provinsi Riau terus melakukan upaya pemadaman sejumlah titik panas dan titik api yang terdapat di beberapa kabupaten/kota di Riau.

Penyemaian garam di langit Riau terus dilakukan sejak 22 Juni 2015 silam. Operasi Teknologi Midfikasi Cuaca (TMC) tersebut untuk menghasilkan hujan buatan tersebut belum memberikan hasil maksimal.

Meski ada beberapa daerah yang diguyur hujan, namun rata-rata dalam intensitas sedang ke rendah. "Sudah 18,8 ton garam yang disemai di langit Riau sejak operasi 22 Juni lalu," kata Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (5/7/2015).

Total sudah 9 kali penerbangan dengan pesawat CN 295 TNI. Hingga saat ini, ada 1.352 hektar lahan di Riau yang terbakar. 326 hektar diantaranya berada di lahan non hutan dan 1.026 hektar lahan di kawasan hutan. Dari total tersebut, 819 hektar berhasil dipadamkan sedangkan 533 hektar belum dapat dipadamkan.

Dari 1.026 hektar kawasan hutan yang terbakar terdapat di Area Penggunaan Lain (APL) 826 hektar, hutan produksi 181 hektar, Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil 11 hektar, dan area lainnya.***