
SELATPANJANG – - Rasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (8/6/2026) sore. Sebanyak 110 jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya kembali ke kampung halaman setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Sejak beberapa jam sebelum kapal sandar, ratusan keluarga telah memadati area pelabuhan. Mereka menanti dengan penuh harap kedatangan orang tua, pasangan, saudara, maupun kerabat yang selama beberapa pekan menjalankan ibadah di Arab Saudi. Momen pertemuan itu pun berlangsung penuh emosional, diwarnai pelukan hangat, senyum bahagia, hingga air mata haru.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut hadir menyambut para jamaah sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat dan selamat. Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, yang hadir mewakili pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Sudandri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang telah berhasil menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, perjalanan haji bukan hanya sebuah perjalanan fisik, melainkan juga proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas keimanan. Karena itu, para jamaah diharapkan mampu menjadi contoh dalam menjaga nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah telah kembali dengan selamat. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan mendapat ridha Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Kami berharap sepulang dari Tanah Suci, para jamaah dapat membawa semangat kebaikan serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing," kata Sudandri.
Kepulangan jamaah haji ini juga menjadi penanda berakhirnya rangkaian perjalanan ibadah haji masyarakat Kepulauan Meranti pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pemerintah daerah menilai kelancaran pelaksanaan haji tahun ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama, petugas pendamping haji, pemerintah daerah, hingga unsur keamanan yang terlibat sejak proses pemberangkatan hingga pemulangan. ***