
SELATPANJANG – Rampungnya pemulangan 110 jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti menandai keberhasilan pengelolaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kelancaran arus debarkasi di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (8/6/2026) sore, menjadi bukti nyata solidnya kerja sama lintas sektoral.
Apresiasi mendalam dialamatkan kepada seluruh elemen yang terlibat sejak masa pemberangkatan hingga kepulangan mandiri para jamaah. Sinergitas yang kuat antara instansi vertikal, petugas medis, dan aparat keamanan terbukti mampu memberikan pelayanan prima bagi kenyamanan warga.
Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah menegaskan bahwa manajemen operasional yang rapi menjadi kunci utama di balik nihilnya kendala fatal sepanjang pelaksanaan ibadah mulia tersebut.
Pemerintah daerah menilai kontribusi aktif dari Kementerian Agama, panitia pelaksana, Polres Kepulauan Meranti, Danramil Tebing Tinggi, hingga Danposal Selatpanjang telah memberikan rasa aman yang tinggi, tidak hanya bagi para jamaah tetapi juga bagi ribuan sanak saudara yang memadati pelabuhan.
Kolaborasi yang harmonis ini diharapkan terus terjaga untuk pelaksanaan program-program kemasyarakatan lainnya di masa depan. Suksesnya pelayanan haji musim ini dinilai merefleksikan kesiapan daerah dalam mengelola agenda besar yang melibatkan masyarakat luas.
Datangnya kembali para pejuang spiritual ini ke kampung halaman diyakini akan membawa atmosfer positif bagi iklim sosial kemasyarakatan. Pemerintah kabupaten berharap kepulangan massal dalam kondisi sehat walafiat ini menjadi berkah tersendiri dalam memperkuat nilai-nilai religius di tanah berjuluk Kota Sagu.
Acara seremonial penyambutan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, disaksikan oleh jajaran Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, dan seluruh keluarga besar jamaah yang bersiap kembali ke rumah masing-masing.***