
JAKARTA, GORIAU.COM - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk tidak melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian RI. Sebagai gantinya Presiden mengajukan nama Komjen Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri.
Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut surat pencalonan Komjen Badrodin akan dikirimkan ke DPR hari ini. "DPR sudah selesaikan sidang paripurna dan reses. Surat kami kirim hari ini, proses akan diberikan setelah reses selesai," kata Pratikno saat menggelar keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/2/2015). Pratikno berbicara setelah Jokowi membacakan keputusannya.
Menurut Pratikno, meski sudah diusulkan sebagai calon Kapolri, namun Komjen Badrodin belum resmi menjadi pemegang tongkat komando Tri Brata 1.
"Menjadi Kapolri itu menunggu persetujuan DPR, jadi statusnya Badrodin nanti masih Wakapolri yang diberi mandat punya wewenang dan tanggung jawab Presiden baru dalam proses kirim surat hari ini," kata mantan rektor Universitas Gadjah Mada itu.
Sementara terkait posisi Komjen Budi Gunawan, menurut Pratikno, akan ditentukan kemudian. Saat ini alumnus lima terbaik Akademi Kepolisian 1984 itu masih Kepala Lembaga Pendidikan Polri.
Dalam pidato sebelumnya, Presiden menyatakan kontribusi Komjen Budi Gunawan agar Polri makin profesional tetap diperlukan. "Kontribusi ini bisa diberikan untuk amanat dan jabatan apapun yang akan diberikan nantinya," kata Jokowi.
Saat menggelar jumpa pers, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. ***