BENGKALIS, GORIAU.COM - Kepolisian Resor Bengkalis, Riau, memperketat pengamanan di sejumlah pelabuhan di kabupaten itu. Sebab, sejumlah pelabuhan, terutama pelabuhan internasional, adalah gerbang pintu masuk antara Indonesia dengan Malaysia, sehingga rawan menjadi jalur masuk jaringan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kabupaten Bengkalis yang berada di Selat Malaka dianggap cukup strategis sebagai jalur masuk kelompok ISIS ke Indonesia. Wilayah Bengkalis juga merupakan daerah tujuan utama para penunpang kapal feri dari Malaysia, karena jarak tempuh yang singkat, yakni hanya dua jam.

Dalam pengamanan itu, Kepolisian Resor Bengkalis menempatkan anggota polisi berseragam dan berpakaian sipil bertugas mengawasi semua penumpang kapal, terutama yang berasal dari Malaysia.

Kepolisian Resor Bengkalis, AKBP Andry Wibowo, mengatakan bahwa pengamanan di pelabuhan itu, Polisi tidak saja terfokus kepada orang tapi juga barang bawaan dan gelagat atau gerak-gerik setiap penumpang. Polisi juga melakukan patroli rutin di perairan Selat Malaka dan daerah di Bengkalis yang berdekatan dengan Malaysia.

Andry menambahkan, karena Bengkalis merupakan daerah kepulauan dan berada di Selat Malaka, dikhawatirkan kelompok ISIS masuk melalui pelabuhan tak resmi atau pelabuhan rakyat tanpa pengawasan petugas.

Polisi mengimbau warga, terutama yang tinggal di daerah perbatasan, jika melihat orang asing atau pendatang yang mencurigakan, diminta melaporkan kepada Polisi atau TNI serta kepala desa setempat. Tujuannya agar aparat bisa menelusuri identitasnya dan melakukan langkah-langkah hukum jika diperlukan. ***