JAKARTA, GORIAU.COM - Penyelidikan kasus kematian bocah perempuan yang ditemukan di dalam kardus di Kalideres, Jakbar semakin terang benderang. Saat ini, polisi sudah mendapatkan petunjuk yang mengarahkan Agus sebagai pelakunya.
"Untuk kasus ini, kami baru punya satu petunjuk yang mengarah kepada yang bersangkutan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di kantornya, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Krishna enggan menyebut apa petunjuk itu. Ia tegaskan, petunjuk itu harus divalidasi terlebih dahulu oleh tim forensik.
"Petunjuk ini harus divalidasi, dijanjikan oleb forensik hari Senin. Makanya Pak Kapolda (Irjen Tito) sampaikan itu paling cepat dan meminta lebih cepat," ungkapnya.
Untuk diketahui, polisi telah mengambil sampel DNA yang ada di kaos kaki korban yang ternyata 99 persen identik dengan DNA Agus. Polisi saat ini mengetes kembali sampel DNA di kaos kaki itu untuk mendapatkan second opinion, di DVI Polri.
"Kalau kaos kaki hasilnya (dari Labfor) positif dan DVI juga positif, berarti dua lembaga yang kredibel yg menyatakan DNA itu identik dengan DNA Agus," katanya.
Dengan penguatan hasil tes DNA, itu akan menguatkan dugaan Agus sebagai pelakunya.
"Berarti ada indikasi kuat yang bersangkutan terlibat dalam kasus ini, apalagi dengan petunjuk hari ini yaitu bercak darah di rumah yang bersangkutan," lanjutnya.
Dan, apabila hasil tes DNA bercak darah yang ditemukan di rumah Agus adalah darah korban, maka Agus tidak bisa mengelak lagi.
"Apabila itu identik dengan darah korban, maka kami mengintensifkan penyelidikan dan penyidikan pengungkapan kasus kepada sodara A," tuturnya.***



