JAKARTA, GORIAU.COM - Pesawat P-3 C Orion KN-01 milik Korea Selatan berhasil menemukan enam jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501. Tiga diantaranya, ditemukan dalam posisi duduk satu baris (row) pada koordinat 03.52.34.S dan 110.29.50.E.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Hadi Tjahjanto melalui rilis kepada wartawan beberapa saat lalu, Jumat (2/1/2014)

Dibeberkan Hadi, pesawat P-3C Orion KN-01 Korsel tinggal landas pada pukul 08.50 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma, kemudian melakukan pencarian di lokasi dengan ketinggian 300 feet (100 meter) di atas permukaan laut.

Setelah menyisir area pencarian selama lebih dari dua jam, akhirnya pada pukul 11.58 WIB berhasil menemukan tiga jenazah duduk di kursi dalam satu baris (row).

"Selanjutnya pada pukul 12.31 WIB, pesawat itu melaporkan kembali menemukan satu jenasah. Kemudian pada pukul 12.48 WIB satu jenazah ditemukan dalam posisi terlentang, dan yang terakhir pada pukul 12. 53 WIB, menemukan satu jenasah lagi di lokasi tidak jauh dari penemuan tiga jenasah pertama," kata Hadi.

Penemuan korban tersebut langsung disampaikan lewat radio, selain melempar suar penanda posisi setiap korban untuk dievakuasi oleh KRI 357 Bung Tomo yang juga mengatur kapal lain termasuk USS Sampson di sekitar lokasi pencarian.

30 Jenazah Telah Ditemukan

Hingga Jumat (2/1/2014) sore, penemuan jumlah jenazah korban dan pesawat AirAsia QZ8501 terus bertambah. Badan SAR Nasional telah mengkonfirmasi ada 30 jenazah yang sudah ditemukan dalam operasi evakuasi.

Sepuluh jenazah yang berhasil dievakuasi ke RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, petang tadi telah diterbangkan ke Surabaya. (Baca: 10 Jenazah Diterbangkan ke Surabaya)

"Hingga sore hari ini ditemukan 30 jenazah. Sepuluh diantaranya dalam proses penerbangan ke Surabaya, empat jenazah di Pangkalan Bun, tujuh jenazah di KN Bung Tomo, satu di KD Pahang milik Malaysia, dan delapan jenazah sudah di Surabaya," jelas Kepala Basarnas, Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Jumat (2/1) petang tadi.

Proses penerbangan kesepuluh jenazah itu menggunakan pesawat CN A2903 Milik TNI AU dari Lanud Iskandar sekitar pukul 17.30 Wib tadi. ***