
RENGAT,GORIAU.COM - Sekitar 400 lebih Kepala Keluarga (KK) dari 1000 jiwa warga yang berdomisili di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau masih mengeluhkan minimnya pelayanan kesehatan yang menyentuh masyarakat didaerah itu. Terlebih akses menuju Desa Tanjung Sari tersebut masih tergolong sulit dan terisolasi.
Melihat kondisi itu, Ikatan Keluarga Besar Fakuktas Kedokteran Universitas Riau (IKBFKUR) asal Inhu, menggelar acara pengobatan gratis secara massal terhadap warga desa yang terletak di seberang sungai indragiri itu.
"Dari 400 KK warga Desa Tanjung Sari, hanya sekitar 200 orang yang mengikuti program pengobatan gratis tersebut. Selain pengobatan gratis, kita juga menggelar senam sehat bersama dan pemeriksaan kesehatan warga. Kegiatan tersebut telah kita laksanakan sekjak, Sabtu (7/2/2015) kemaren", ujar Ketua IKBFKUR Inhu, Danang Nugroho, Selasa (10/2/2015).
Dikatakannya, pelaksanaan pemeriksaan dan pengobatan gratis itu dilaksanakan pada, Sabtu (7/2/2015) kemaren. Kegiatan tersebut diikuti oleh 26 orang mahasiswa fakultas kedokteran UNRI asal Inhu dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Inhu. "Kegiatan ini merupakan program rutin IKBFKUR dalam mengisi wartu libur. Sambil menggelar pengobatan, kita juga memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat kepada masyarakat didaerah itu", sebutnya.
Untuk diketahui tambah Danang, salah satu dusun yang ada di Desa Tanjung Sari itu masih minim mendapatkan pelayanan kesehatan, sebab jarak tempuh masyarakat menuju RSUD Indrasari di Pematang Reba dan Puskesmas Kuala Cenaku yang ada di kecamatan tersebut selain jauh juga harus menyeberang sungai dengan menggunakan sampan dan pompong.
"Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, sebahagian besar masyarakat itu banyak yang menderita penyakit sendi serta gula darah. Dengan demikian, melalui kegiatan yang kita lakukan ini, hendaknya dapat mengurangi penderitaan masyarakat akibat penyakit yang mereka derita", tegasnya.
Suksesnya acara tersebut tentunya tidak terlepas dari bantuan serta dukungan yang diberikan Pemkab Inhu melalui Dinas Kesehatan Inhu. "Terima kasih kita ucapkan kepada Bupati Inhu H Yopi Arianto dan Kepala Dinas Kesehatan Inhu yang telah membantu berupa obat-obatan serta tenaga medis dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Tanjung Sari ini", pungkasnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Inhu, H Suhardi, memberikan apresiasi kepada IKBFKUR yang telah peduli dengan kesehatan masyarakat di Inhu. Diharapkan kegiatan IKBFKUR Inhu seperti ini bisa menjadi program tahunan, sehingga dapat membantu Pemkab Inhu dalam memberikan penyuluhan kesehatan serta pola hidup sehat kepada masyarakat terutama yang berada di daerah terpencil.
Namun demikian sebut Suhardi, untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, pihaknya selama ini telah menyediakan fasilitas kesehatan di seluruh desa yang ada di Inhu, begitu juga dengan tenaga medisnya seperti, bidan desa juga telah ditempatkan disetiap desa, termasuk di Desa Tanjung Sari.
Dengan demikian tegasnya, dengan adanya kegiatan IKBFKUR Inhu di desa Tanjung Sari tersebut, bukan berarti warga didaerah itu selama ini tidak mendapat pelayanan kesehatan, hanya saja daerah itu dianggap daerah terpencil dan menjadi sasaran kegiatan IKBFKUR Inhu, pungkas Kadiskes Inhu itu tegas.(jef)