PEKANBARU - Kepolisian Kota Pekanbaru, Riau langsung melakukan penyelidikan pasca dugaan pembakaran mobil pribadi milik tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Nurhasim yang terjadi Jumat (13/10/2017) subuh tadi. Korban mengaku tidak punya masalah dengan siapa pun secara pribadi.

Sejumlah barang bukti, salah satunya korek api turut disita aparat, hasil olah tempat kejadian perkara (Olah TKP) di rumah Nurhasim, Jalan Utama Perumahan Utama Indah Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Sementara mobil kkorban jenis Avanza, sudah gosong di bagian depan.

Nurhasim menuturkan, selama ini tidak pernah punya masalah secara pribadi dengan siapa pun. Bahkan ia mengakui tidak pernah mendapat ancaman sebelumnya. "Tidak ada ancaman sebelum ini, tidak ada masalah juga secara pribadi, baik-baik saja," yakin dia menanggapi peristiwa tersebut, Jumat siang.

Disinyalir, mobil korban sengaja dibakar Orang Tak Dikenal (OTK), lantaran terlihat jejak bensin disekitar kendaraannya, termasuk adanya korek api. Itu diperkuat pula dengan penuturan tetangga, yang menyebutkan kalau ada orang mondar-mandir di depan rumah Nurhasim sebelum kejadian.

"Ketika itu saya dan istri sedang melaksanakan Shalat Subuh di masjid dan kondisi rumah sedang tidak ada orang. Setelah itu saya dipanggil warga karena kebakaran di rumah dan api sudah berkobar membakar mobil," terang dia.

Terpisah, menurut salah seorang warga sekitar, semula ia mengira suara ledakan yang berdentum tersebut berasal dari travo listrik. Namun ternyata sumber suara dari rumah Nurhasim, bahkan bunyinya terdengar sampai radius 100 meter.

Pantauan GoRiau.com di lokasi kejadian, tampak hadir Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, yang meninjau langsung rumah salah seorang tokoh adat di Riau tersebut, didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto. ***