DUMAI - Dampak kebakaran lahan dan hutan (karlahut) yang terjadi di Kota Dumai, Riau ternyata terus meluas. Menurut data Dinas Kesehatan Kota Dumai, sejak Januari hingga Agustus 2016, sudah 10.991 jiwa yang terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

"Untuk ISPA dari Januari sampai Agustus, jumlah total penderita mencapai 10.991 jiwa, tersebar diseluruh kecamatan yang ada disini (Dumai)," kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Dumai, Romauli kepada GoRiau.com, Kamis sore (18/8/2016).

Rincian masyarakat Dumai yang terkena ISPA dibulan Januari 1.675 jiwa, Februari 1.890 jiwa, Maret 1.420 jiwa, April 1.269 jiwa, Mei 1.363 jiwa, Juni 1.232 jiwa, Juli 476 jiwa, dan Agustus 1.666 jiwa.

"Ciri utama warga yang terkena penyakit ISPA, yaitu batuk dan sakit pada tenggorokan. Untuk mengatasinya, minum air mineral yang banyak merupakan tindakan awal yang perlu dilakukan, sebelum ke puskesmas terdekat," ujarnya.

Selain ISPA, iritasi kulit juga membayang-bayangi masyarakat, serta iritasi mata, asama dan pneumonia.

"Dari Januari-Agustus, penderita iritasi kulit ada 1.345 jiwa, iritasi mata 313 jiwa, asma 288 jiwa, dan pneumonia 114 jiwa," bebernya.***