PEKANBARU, GORIAU.COM - Siapa yang mengira, begitu HR. Mambang Mit menyatakan pengunduran dirinya sebagai kader dan ketua DPD Partai Demokrat Riau, tanggal 29 Mei lalu dilepas isak tangis para kadernya. Tidak ketinggalan, Tarto si penjaga sekretariat DPD Partai Demokrat Riau itu langsung memeluk Mambang Mit sambil tersedu-sedan. Tarto merasa sangat sedih ditinggalkan sang Ayah, panggilan Mambang.

Siapa pula yang mengira, kalender Mambang Mit, yang bertuliskan 'Ayah MM, untuk Riau satu' masih terpampang kokoh di dinding sekretariat DPD Partai Demokrat Riau tersebut, sampai saat ini. Pantauan GoRiau.com, Rabu (19/6/2013) sore, senyum khas Mambang masih melekat di dinding, meskipun Achmad sudah lama pula ditunjuk sebagai Plt ketua DPD Partai Demokrat Riau.

Sedangkan Tarto pun masih terlihat bersemangat bekerja di sekretariat yang berada di jalan Diponegoro Pekanbaru itu sebagai penjaga sampai sekarang. Barangkali, foto Mambang Mit yang terpampang di dinding ruangan rapat itu sebagai pelipur lara Tarto kala merindukan sosok sang Ayah. Akankah MM juga merindukan Tarto, atau justru Achmad bisa menjadi sosok Bapak pengganti sosok seorang Ayah MM bagi Tarto. Sehingga ia mencintai Achmad seperti mencintai Mambang Mit.

Bagi Tarto, rasa kecintaan kepada eks tokoh demokrat itu tidak berdasarkan muatan politis. Hanya saja, karena kedekatan MM yang pandai mengambil hati Tarto selama menjadi ketua DPD Partai Demokrat, membuat Tarto selalu menunggu perintahnya. Karena, perintah kecil MM dianggap Tarto sebagai sebuah kehormatan.

Namun, belum terdengar Tarto berani memeluk Achmad, sebagai luapan kasih sayang, sama seperti dia memeluk Mambang 29 Mei lalu.(kha)