
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Riau, Minggu (21/6/2026).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R menjelaskan kondisi cuaca di Riau waktu pagi hari umumnya berkisar antara udara kabur hingga berawan.
"Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu," ujarnya.
Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis.
Kondisi cuaca mulai berubah saat sore hingga malam hari. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Menjelang dini hari, kondisi udara kabur hingga berawan masih berpotensi terjadi. Hujan ringan hingga sedang diprediksi turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Kabupaten Bengkalis.
Pihak BMKG terus mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diiringi petir dan angin kencang sangat mungkin terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Bengkalis menjelang sore hingga malam hari.
Secara umum, suhu udara di wilayah Riau berada di kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 58 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Terkait kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter yang tergolong dalam kategori rendah. ***