PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Provinsi Riau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang di lima kabupaten, Kamis (2/7/2026). Kondisi cerah berawan yang mendominasi langit bumi lancang kuning sejak pagi diprakirakan akan berubah drastis menjelang sore hingga malam hari.

Perubahan cuaca ini berpusat di beberapa kawasan rawan. Lima daerah yang dipetakan memiliki potensi curah hujan intensitas sedang hingga lebat mencakup Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir. Sementara saat dini hari, kondisi udara akan cenderung kabur berawan menyelimuti sebagian besar wilayah.

"Pada pagi hingga siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun sore hingga malam hari, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir," urai Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C.

Suhu udara di Riau tercatat cukup panas, menyentuh angka maksimal 34 derajat Celcius, dengan batas terendah di kisaran 22 derajat Celcius. Tingkat kelembapan udara bergerak variatif antara 50 hingga 100 persen, diiringi hembusan angin dari arah selatan hingga barat berkecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Selain ancaman di darat, peringatan dini juga ditujukan bagi aktivitas kemaritiman. Tinggi gelombang di sebagian besar perairan Riau terpantau normal di rentang 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, anomali gelombang menuntut kewaspadaan ekstra di beberapa titik krusial jalur pelayaran.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau umumnya berada pada kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan dan operator transportasi perairan, diminta mewaspadai potensi gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan Rokan Hilir serta perairan Dumai-Bengkalis," tutupnya. ***