PEKANBARU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto secara resmi melantik dan mengambil sumpah 301 Pegawai Negeri Sipil serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Upacara pelantikan ini berlangsung di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Rabu (1/7/2026).

Dalam arahannya, ia memberikan penekanan khusus kepada seluruh aparatur sipil negara yang baru dilantik. Pegawai dituntut memiliki integritas tinggi dan keberanian untuk bersikap tegas jika ada pimpinan yang mengarahkan pada perbuatan melanggar aturan.

"Kalau ada atasan yang mengajak berbuat salah laporkan ke saya. Bisa lewat pesan singkat atau surat, identitas pelapor akan saya jaga. Kita ingin semua bekerja dengan benar, tidak ada yang main-main," tegasnya.

Ratusan abdi negara yang mengikuti prosesi pengambilan sumpah ini terdiri dari berbagai latar belakang status. Sebanyak 58 orang merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil hasil seleksi tahun 2024, dengan rincian tujuh staf dan 51 pejabat fungsional. Sementara itu, 243 orang lainnya adalah pegawai lama yang belum pernah diambil sumpah jabatannya atau kehilangan dokumen bukti sumpah.

Pemimpin daerah ini juga mengingatkan bahwa kesuksesan dalam karier birokrasi tidak bisa diraih dengan jalan pintas. Seluruh aparatur diminta untuk menunjukkan kinerja maksimal, giat belajar, dan memberikan dedikasi penuh di tempat tugas masing-masing.

"Bekerja lah dengan baik. Tidak ada cara yang gampang untuk menggapai kesuksesan. Kita harus bekerja keras, dan jangan pernah tergiur dengan seseorang yang katanya punya power ataupun kekuatan," paparnya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Riau, ia menyambut baik bergabungnya para pegawai secara utuh dalam sistem birokrasi pemerintahan daerah. Sumpah jabatan yang telah diucapkan di hadapan pemuka agama harus dimaknai sebagai pengikat komitmen kerja seumur hidup.

"Sumpah dan janji yang diucapkan ini adalah amanah dan menjadi pengingat bahwa setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab kepada negara, kepada daerah, dan kepada masyarakat," jelasnya. ***