PEKANBARU, GORIAU.COM - Rekontruksi Mario Steven Ambarita (21), penumpang gelap yang nekat bersembunyi di rongga roda pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-177 jenis Boeing 737-800, di bandara Sultan Syarif Kasim (SSK II) Pekanbaru berlangsung tertutup. Belasan Security Airport berjaga dipintu gerbang masuk Angkasa Pura.

Puluhan wartawan dari media lokal dan nasional tidak bisa mengabadikan rekontruksi dari Mario Steven Ambarita (21), yang telah tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pada pukul 10.30 WIB, Kamis (9/4/2015) pagi. "Mohon maaf, wartawan belum bisa masuk kedalam, karena Mario sedang beristirahat diruangan," ujar salahseorang PAM Auri yang bertugas di bandara SSK II.

Malahan, belasan petugas Angkasa Pura termasuk pihak pengamanan, memberi penjagaan super ketat di pos pintu gerbang masuk dimana menjadi tempat rekontruksi pemuda nekad tersebut. "Kita sudah koordinasi dengan penanggung jawab keamanan, yang jelas wartawan sabar dan disuruh menunggu," sambungnya lagi.

Menurut informasi yang dihimpun, Mario Steven Ambarita (21), tiba di Pekanbaru pada pukul 10.30 WIB, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setelah landing, Mario langsung dibawa dengan menggunakan mobil, dengan disertai pengawalan ketat.

"Sudah tiba tadi, pas turun langsung naik mobil dan dikawal ke kantor Angkasa Pura," beber salahseorang karyawan Waskita yang bekerja di dalam kawasan bandara.***