PEKANBARU – Warga di kawasan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang disebut telah lama dibiarkan tanpa perbaikan. Kerusakan jalan di sejumlah titik itu dinilai membahayakan pengendara dan disebut sudah berkali-kali menyebabkan kecelakaan.

Pantauan warga, kerusakan tersebar di ruas Jalan Umban Sari arah Simpang Palas, terutama di sekitar tikungan pemakaman Tionghoa, depan Masjid Al Hijrah, hingga jalur menuju Jalan Pastoran.

Seorang warga Umban Sari, Rahmad Hidayat, 42 tahun, mengatakan lubang di badan jalan sudah ada sejak beberapa bulan terakhir. Menurut dia, kondisi itu semakin berbahaya pada malam hari karena minim penerangan jalan.

“Kalau malam gelap, pengendara tidak kelihatan ada lubang. Banyak yang jatuh karena baru sadar saat sudah dekat,” kata Rahmad kepada GoRiau.com, Rabu (13/5/2026).

Ia mengaku hampir setiap pekan melihat pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi tersebut. Beberapa di antaranya bahkan mengalami luka cukup serius.

“Sudah sering kejadian. Ada yang luka, ada juga yang sampai parah karena jatuh di tikungan dekat kuburan itu,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Sulastri, 36 tahun. Ia mengatakan warga mulai kesal karena jalan yang sebelumnya digali justru dibiarkan tanpa tambal sulam dalam waktu lama.

“Katanya mau diperbaiki, tapi setelah dibongkar malah dibiarkan begitu saja. Sudah berbulan-bulan,” katanya.

Menurut Sulastri, warga khawatir kondisi itu akan kembali memakan korban, terutama anak sekolah dan pekerja yang melintas pada pagi serta malam hari.

“Kami takut ada korban lagi. Jalan itu ramai dipakai warga setiap hari,” ujarnya.

Warga menyebut sedikitnya terdapat empat titik kerusakan jalan yang paling parah, yakni di tikungan pemakaman Tionghoa, ruas Arhan menuju Jalan Pastoran, depan Masjid Al Hijrah, serta sepanjang jalan dari pemakaman Tionghoa menuju Simpang Pastoran.

Hingga berita ini diturunkan, Goriau telah mencoba menghubungi Kepala Dinas PUPR, Edward Riansyah namun WhatsApp yang dilayangkan masih memiliki simbol centang satu. ***