PANGKALANKERINCI - Warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, dibuat resah oleh ulah penjual obat Abate. Tak jarang penjual obat pemberantas jentik nyamuk ini sedikit memaksa dan menyebut nama Dinas Kesehatan (Diskes).

Sebut saja Ilut, salah seorang warga Pangkalan Kerinci, ia sangat menyayangkan sikap penjual abate yang terkesan memaksa.

"Cara menjualnya saya tidak suka, seperti memaksa. Dia menawarkan satu bungkus abate Rp4.000, tapi saya tolak dan tidak membelinya," ungkap Ilut, Jumat (19/2/2016).

Ilut mengaku didatangi oleh seorang penjual obat pemberantas jentik nyamuk agar bisa mencegah DBD, malaria serta kaki gajah. Bahkan, penjual mencatut nama Diskes.

"Karena caranya tak enak makanya saya tak mau membeli. Dia menyebut nama Diskes, padahal setahu saya abate biasanya dibagikan gratis," ujar ibu rumah tangga ini.

Dengan adanya kejadian tersebut, Ilut meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan untuk memberikan penjelasan secara gamblang kepada masyarakat.(***)