
PEKANBARU – Warga Kota Pekanbaru dapat mengakses gratis obat-obatan penanganan Covid-19 yang disalurkan melalui seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di Kota Pekanbaru. Obat-obatan ini sebelumnya merupakan bantuan yang diterima oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dari Pemerintah Pusat, Minggu (13/2/2022) kemarin.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, Senin (14/2/2022). Ia menjelaskan, bantuan obat itu sudah didistribusikan ke semua faskes sesuai kebutuhan.
"Obat-obatan Covid-19 yang kita terima kemarin didistribusikan kepada semua Faskes sesuai kebutuhan. Gratis," ujarnya.
Sementara itu, sebelumnya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemko Pekanbaru Syoffaizal mengatakan bantuan ini merupakan dukungan untuk penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru. Dimana, Kota Pekanbaru juga harus mewaspadai gelombang pandemi Covid-19, khususnya varian Omicron.
"Kemarin kita ada rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Airlangga, dan kabupaten/kota dan provinsi lainnya. Dimana masing-masing gubernur melaporkan capaian vaksinasi di daerah, dan kalau di Kota Pekanbaru sendiri sudah tinggi capaian vaksinasi kita,"
"Kemudian, pada akhir acara kita menerima bantuan obat-obatan Covid-19 untuk penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru," pungkasnya.
Berdasarkan data yang diterima, obat-obatan yang diberikan diantaranya vitamin D3 1000 Iu sebanyak 4.320 tablet senilai Rp12.528.000, Acetyl Cysteine 200 mg sebanyak 2.640 kotak senilai Rp48.628.800, multivitamin anak sebanyak 96 botol senilai Rp1.214.400 dan Paracetamol 500 tablet sebanyak 10.000 tablet senilai Rp3.050.000.
"Totalnya senilai Rp65.421.200 dari anggaran APBD," terangnya.
Kemudian, obat Favipiravir 200 mg tablet sebanyak 8.400 tablet senilai Rp87.354.969, dan multivitamin dewasa (Bionicom zink) sebanyak 5.000 tablet senilai Rp2.790.000.
"Totalnya Rp90.324.960 dari anggaran APBN," pungkasnya. ***