
DURI - Warga Desa Buluh Manis, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dikejutkan dengan kedatangan gajah liar. Hal itu dikarenakan habitat gajah liar di Kabupaten Bengkalis, setiap tahunnya terus berkurang. Populasi gajah Sumatera pun terancam punah, karena habitatnya telah berubah menjadi lahan sawit dan karet.
Informasi yang dirangkum GoRiau.com,Sabtu (21/11/2015), saat mengejar keberadaan gajah liar berjenis kelamin jantan ini, baru hari ini gajah itu masuk ke lahan milik warga Desa Buluh Manis. Sebelumnya gajah itu, berada di Kelurahan Pematang Pudu.
Saksi mata yang melihat secara langsung, karena dikejar oleh gajah liar itu, ada lubang yang agak besar didekat lehernya. Gajah itu pun tidak bersama dengan rombongan gajah liar lainnya. Saat GoRiau.com berusaha mengabadikan gambar gajah liar yang diperkirakan terluka akibat perkelahian sesama gajah liar di Kecamatan Pinggir, 6 bulan yang lalu, spontan gajah tersebut mengejar.
"Kalau sepenglihatan warga yang dikerjar tadi, gajah liar jantan memiliki lobang bekas luka dileher. Gadingnya pun sudah tidak ada lagi," ujar Ketua Himpunan Penggiat Alam (Hipam) Duri, Zulhusni Syukri kepada GoRiau.com, saat berusaha menghalau gajah liar masuk ke pemukiman warga.
Diperkirakan tinggi gajah liar jantan, lebih dari 5 meter, jelasnya. Menurutnya gajah liar jantan, tidak terlalu agresif. "Biasanya gajah liar jantan, tidak mau mengejar secara agresif. Mungkin gajah ini lagi dalam masa birahinya. Makanya kita tadi sama-sama dikejarnya," tutupnya menjelaskan.***