PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PKS, Firmansyah, menyerap beragam aspirasi krusial terkait infrastruktur lingkungan. Pertemuan tatap muka dalam agenda reses masa sidang II tahun 2025/2026 ini berlangsung di Jalan Sri Indra II, Sabtu (11/4/2026).

Dalam interaksi langsung tersebut, warga menumpahkan keluhan seputar minimnya penerangan jalan umum (PJU), akses yang belum tersentuh aspal, hingga minimnya fasilitas olahraga bagi pemuda.

Kondisi rawan kecelakaan di Jalan Sri Karna menjadi sorotan tajam. Rudi, salah seorang warga, menyebut ketiadaan lampu membuat kawasan itu sangat gelap di malam hari sehingga kerap memicu insiden jatuhnya pengendara bermotor.

"Di sana sering terjadi kecelakaan, terutama malam hari. Tidak ada lampu jalan, jadi sangat gelap. Kami khawatir ini terus memakan korban kalau tidak segera ditangani," keluhnya.

Penderitaan warga belum berakhir sampai di situ. Siti, warga RW 01 di ujung Jalan Sri Indra II, menceritakan akses jalan di lingkungannya yang masih berupa tanah liat dan belum pernah tersentuh program pembangunan.

"Kalau hujan jadi becek, kalau panas berdebu. Sudah lama kami berharap ada pengaspalan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi," tuturnya.

Dari kalangan pemuda, Andi menyuarakan kebutuhan mendesak akan lapangan voli untuk mendukung aktivitas positif generasi muda di lingkungan mereka.

"Kami butuh fasilitas seperti lapangan voli. Selain untuk olahraga, ini juga bisa jadi wadah kegiatan anak muda agar lebih produktif," urainya.

Merespons rentetan tuntutan tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Firmansyah, berjanji akan menindaklanjuti seluruh keluhan ini melalui mekanisme pembahasan di legislatif bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Khusus untuk kegelapan di Jalan Sri Karna, ia akan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk pengadaan penerangan.

"Terkait lampu jalan, ini akan kita dorong agar segera dianggarkan. Karena menyangkut keselamatan masyarakat, tentu ini menjadi prioritas," tegasnya.

Untuk pengaspalan Jalan Sri Indra II, politisi PKS ini memastikan akan mengupayakan masuknya proyek tersebut ke dalam program infrastruktur Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kita akan cek status lahannya dan memasukkannya dalam usulan pembangunan. Harapannya bisa segera terealisasi agar akses warga lebih layak," paparnya.

Sementara untuk pengadaan lapangan voli, ia melihat hal tersebut sebagai kebutuhan sosial yang patut mendapat perhatian serius.

"Untuk lapangan voli, kita akan lihat kemungkinan bantuan melalui dana aspirasi atau koordinasi dengan dinas terkait. Ini penting untuk mendukung kegiatan positif masyarakat," pungkasnya. ***