JAKARTA – Seorang wanita bernama Latorre merasakan kehamilan sebagal kondisi yang menyenangkan. Karena itu, wanita berparas cantik ini menawarkan jasanya sebagai ibu pengganti.

Dikutip dari wolipop detik.com, bagi Latorre, meminjamkan rahimnya untuk hamil atau mengandung anak orang lain tak sekadar untuk mendapat penghasilan tapi juga sebuah kebahagiaan karena bisa membantu pasangan mendapatkan anak.

Pernah keguguran juga menjadi salah satu alasan Latorre memutuskan jadi ibu pengganti. Sebab dia tahu rasanya kehilangan calon bayi sehingga bertekad membantu para ibu yang karena kondisi medis tidak mampu mengandung dan melahirkan anaknya sendiri.

GoRiau Latorre, wanita yang menawarka
Latorre, wanita yang menawarkan jasa sebagai ibu pengganti. (Foto: Instagram/ @mamayessenia via wolipop)

Latorre memulai perjalanannya sebagai ibu pengganti pada 2019, setelah dia melahirkan anak keduanya. Klien-klien yang menggunakan jasanya dihubungkan oleh komunitas yang mencarikan keluarga untuk ibu pengganti, dan mereka mencocokkannya dengan keluarga yang tepat.

Latorre lalu pergi ke dokter dan melakukan beberapa tes darah untuk memastikan kondisi fisiknya sehat. Kemudian, dia menandatangani kontrak untuk setuju membantu keluarga tersebut memiliki bayi.

Ibu dua anak ini juga mendapat beberapa suntikan untuk membantu prosesnya dan mereka memilih hari untuk memasukkan embrio ke dalam perutnya. Untuk semua proses tersebut, dia dibayar sebesar USD50,000 atau sekitar Rp761 jutaan.

Latorre sangat menikmati kehamilannya, dan keluarganya juga menganggapnya luar biasa. Anak-anaknya pun tahu bahwa dia membantu pasangan lain.

"Saat Anda senang hamil tetapi tidak ingin punya anak lagi, Anda menjadi ibu pengganti," tuturnya, seperti dikutip dari Brightside.

Dia menganggap kehamilan itu mudah dan menyukai rasanya. Namun tidak semua orang setuju dengannya. Pilihan pekerjaan Latorre pun acap kali dikritik. Dia disebut tidak punya pekerjaan yang benar dan menjadi ibu pengganti hanya karena uang.

"Kamu jadi ibu pengganti hanya karena uang," kritik salah satu netizen.

"Cari pekerjaan yang benar," komentar netizen lain.

Kata-kata yang dilontarkan netizen di media sosial memang terkadang menyakitkan. Namun Latorre mengaku tetap kuat dan terus melakukan apa yang dia yakini benar.***