PEKANBARU, GORIAU.COM - Pasangan Wan Abu Bakar dan Isjoni yang berniat maju memeriahkan bursa pencalonan Gubri-Wagubri jalur perseorangan kembali mendapat angin segar. Berdasarkan sidang jawaban tergugat, dalam hal ini KPU Riau, Rabu (19/6/2013) kemarin di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru Wan Abu Bakar semakin yakin kalau pihaknya bisa memenangkan persidangan.
"Insyaallah kita optimis bisa maju kembali. Sekarang, kita tetap berjuang sambil bertawakkal kepada Allah," katanya Kamis (20/6/2013) melalui sambungan selulernya.
Menurut Wan Abu Bakar, tidak hanya berdasarkan hasil sidang kedua yang kembali ditunda, sejak awal dirinya juga sudah optimistis. Hal tersebut mengingat perjuangannya mengumpulkan dukungan suara penuh rintangan. Namun, di balik rintangan itu, hampir setiap desa yang dikunjunginya mendapat sabutan hangat dari warga. Sehingga ia mampu mengumpulkan dukungan dengan jumlah yang berlebih.
Tetapi sampai dipenghitungan KPU Riau, dukungan Wan malah kurang dan tidak memenuhi syarat minimal. Hal itu mendepak WIN, sebutan dari pasangan Wan Abu Bakar-Isjoni dari bursa pencalonan.
"Apapun keputusannya itu, kita tetap sosialisasi, turun ke pelosok-pelosok. Karena, pengumuman resmi belum ada. Sebagaiman kegiatan sosialisasi calon lain, kami juga melakukan dengan cara sendiri," ujar Wan Abu Bakar.
Hal itu dibenarkan istrinya, Ayu Abu Bakar. Ia juga turut mendampingi setiap kegiatan sosialisasi WIN ke pelosok-pelosok.
"Keteguhan dan kegigihan Bapak, meski sudah dinyatakn gugur oleh KPU patut diaptesiasi. Maka, saya pun kembali bersemangat untuk terus turut berjuang," ujarnya.(kha)