
PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa perampokan dengan kekerasan menggunakan senjata api ternyata sudah belasan kali terjadi di wilayah Provinsi Riau. Data ini terekam dalam jejak pemberitan di GoRiau.com.
Hasil rangkuman dari data Kepolisian Daerah Riau, Kamis (19/9/2013) menyebutkan, sepanjang tahun 2013 telah terjadi belasan kali aksi perampokan menggunakan senjata api di berbagai wilayah kabupaten dan kota.
Peristiwa perampokan pertama di tahun 2013 terjadi pada awal Maret di Pekanbaru. Dikabarkan dua pelaku nekad menggorok korbannya yang merupakan seorang pembantu rumah tangga, warga Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, dan membawa kabur satu unit mobil Honda jenis Freed nopol BM 3175 JE.
Kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap dalam tempo delapan jam ketika melintas di Labuhan Batu, Sumatra Utara, dengan mobil curian mereka.
Peristiwa perampokan lainnya terjadi pada akhir April 2013 di Kantor BRI Pasar Minggu Pantai Cermin, Kampar.
Pada kasus ini, pelaku juga mengujani korbannya dengan timah panah beberapa kali hingga membuat korban terluka. Namun pada akhirnya, beberapa pelaku bahkan seorang diantaranya merupakan oknum aparat kepolisian berhasil diamankan dengan perlawanan.
Kelompok perampok bersenjata api spesialis toko emas pada awal Juni 2013 juga beraksi di pasar desa Kabupaten Kampar, Riau. Kawanan ini berhasil menggasak emas lebih dari enam kilogram dari sejumlah toko emas yang ada di pasar tradisional daerah itu.
Pada kasus ini, kawanan penjahat itu bahkan menembak mati seorang korbannya yang ketika itu melawan.
Selain itu, juga masih banyak serentetan kasus perampokan bersenjata api lainnya yang terjadi di sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Riau.
Terakhir, menurut data Polda Riau, kawanan penjahat bersenjata api juga merampok satu unit truk yang melintas di jalur lintas Sumatera, tepatnya di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Lima diantaranya berhasil diringkus aparat kepolisian di Binjai, Sumatera Utara, ketika hendak menjual hasil kejahatannya.(fzr)