TITI AKAR, GORIAU.COM - Sudah tiga bulan lebih kebakaran hutan dan lahan di Dusun Hutan Samak, Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis belum juga padam.Saat ini api sudah meluluhlantakan puluhan hektar kebun warga.

Kepala Desa Titi Akar, Sukarto mengatakan, Karhutla yang tak padam berbulan-bulan diduga akibat PT Sumatera Riang Lestari (SRL) membangun kanal di Hutan Samak yang membuat lahan gambut menjadi kering dimusim panas.

Menurut Sukarto, sebelum PT SRL membangun hutan tanaman industri (HTI) dan membangun kanal, jarang terjadi Karhutla berbulan-bulan di Dusun Hutan Samak karena  gambutnya basah. 

Namun semenjak kehadiran PT SRL dengan kanalnya, saban musim panas terjadi Karhutla dan lamanya berbulan-bulan, karena gambutnya kering. Sebab, air terkenang di kanal. 

"Seperti saat ini, Karhutla di Dusun Hutan Samak sudah tiga bulan api belum juga padam. Sebab lahan gambutnya kering, karena air hanya terkenang di kanal PT SRL, tidak menyebar seperti sebelum ada kanal," kata Sukarto melalui pesan singkatnya, Minggu (12/3/2015).

Humas PT SRL Sektor Rupat, Totok ketika dikonfirmasi mengakui adanya Karhutla disekitar areal PT SRL. Pihak perusahaan sudah berusaha memadamkan apai, namun titik apainya tidak satu titik, tetapi berpindah-pindah.

Totok menduga ada unsur kesengajaan dalam Karhutla yang terjadi di Dusun Hutan Samak.

"Titik apinya berpindah-pindah, ini ada unsur kesengajaan," kata Totok. (ail)