BENGKALIS, GORIAU.COM - Lubang besar kembali menganga di jalan poros desa Muntai. Lubang-lubang besar tersebut terdapat di jalan yang tidak ditimbus saat pengerjaan proyek tahun 2013 lalu, karena saa itu kondisinya belum berlubang.

Ditengarai kerusakan jalan tersebut akibat truk-truk besar pengangkut sawit yang masuk ke kampung-kampung. Sejatinya, jalan poros Kecamatan Bantan yang baru tiimbun belum layak dilewati truk berkafasitas 7-8 ton.

''Jelang pengerjaan proyek tahun 2014 mungkin kerusakannya bertambah parah. Kondisi seperti ini tidak terjadi kalau truk-truk pengangkut berkafasitas besar tidak sampai ke desa-desa,'' keluh Sundari tokoh masyarakat Muntai, Jumat (7/2).

Dikatakan Sundari, untuk mengangkut buah sawit dan lainnya dalam kafasitas besar, cukup diangkut (dilansir) oleh truk truk L 300 brkafasitas 2 ton, lalu dikumpulkan di tempat pengumpul di Bengkalis. ''Truk berkafasitas besar cukup menunggu di kota Bengkalis. Yang masuk ke kampung-kampung L 300 saja, karena saat ini kondisi jalan di kampung belum standar,'' ujar Sun lagi.

Ia mengusulkan pemasangan portal di sejumlah titik, untuk mengantisipasi agar truk-truk besar tidak masuk ke kampung-kampung. ''Kita akan koordinsikan ke pihak terkait, apakah pemasangan portal di jalan poros itu dibenarkan atau tidak. Portal itu akan kita buka kalau kondisi jalan sudah bagus dan layak dilewati truk besar,'' katanya lagi.(jfk)