DUMAI - GORIAU.COM - Proyek yang dicanangkan Walikota Dumai untuk membangun masjid di lapangan Dumai Central park diduga proyek 'siluman' dimana disinyalir tanpa melalui pembahasan oleh Badan Anggaran (Banggar) tiba-tiba muncul di APBD.

Anggota Komisi II DPRD Kota Dumai mengaku tidak mengetahui soal alokasi anggaran untuk pembangunan masjid mini yang dicanangkan Walikota Dumai H Khairul Anwar, melalui Dinas Tata Kota dan Pertamanan dan sirencanakan bakal selesai sebelum awal 2014 mendatang. Justru badan anggaran DPRD Dumai disinyalir terkecoh dengan munculnya proyek pembangunan masjid tersebut di APBD."Saya tidak tau dari mana alokasinya, apakah masuk ke APBD 2012, APBD murni 2013 atau baru mau diusulkan dalam APBD-P 2013 nanti," ujar anggota Komisi II, dr Ahmad Effendi ketika dikonfirmasi Goriau.com Minggu (22/9/13).Menurut Ahmad Effendi, transparansi anggaran pada badan anggaran selama ini justru sering terjadi kecolongan. Dimana, sejumlah pekerjaan fisik yang tidak melalui pembahasan ternyata muncul dalam APBD."Jangan-jangan Banggar juga kecolongan, jadinya proyek siluman dengan munculnya proyek pengerjaan masjid ini. Atau, bisa jadi juga ada oknum dewan yang sengaja meloloskan ini," sebutnya.Banggar DPRD Dumai sudah pernah kecolongan. Terbukti, dalam alokasi pengadaan mobnas kepala daerah jenis Camry yang harganya mencapai ratusan milyar."Kemungkinan bisa saja terjadi, tetapi kepala daerah harus segera menyikapi dan merespon persoalan ini, sesuai dengan azas kepatutan," jelasnya.Rancana pembangunan Masjid mini oleh Wako melalui DInas tata Kota dan pertamanan di taman Bukit gelanggang tersebut dianggarkan sebanyak Rp12 miliar dan ditargetkan selesai hingga 2014 mendatang.(egy)