JAKARTA, GORIAU.COM - Kaukus Perempuan Riau (KPR) mengutuk keras pernyataan Bupati Rokan Hilir, Riau, yang mengatakan bahwa selingkuh yang paling enak itu dengan anak baru gede (ABG).
''Pada Senin, 18 November 2013, Anas sebagai Bupati dan Ketua DPD Golkar Riau, terang-terangan mengatakan di depan para kader Golkar, kalau ingin selingkuh, mending cari perempuan yang umur 18 tahun atau 20 tahun, ngapain pula cari yang tua,'' kata Koordinator KPR, Haris Pertama, menirukan apa yang dikatakan Anas, di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2013).
Dalam pemberitaan pada salah satu media online lokal, disebutkan bahwa Anas Maamun melontarkan pernyataan itu terkait dengan isu perselingkuhannya dengan pembantunya yang berusia 52 tahun, yang tersebar pada situs jejaring sosial YouTube.
Sebagai seorang Bupati, Haris menegaskan seharusnya Anas tak melontarkan pernyataan itu. "Kalau bagai kita, bercanda bukan untuk peliputan. Karena itu kan nyakitin banget, pejabat tua-tua ini malah nyelingkuhin anak-anak muda," kata dia.
"Harus ada kedewasaan, jangan bercanda dengan melecehkan perempuan. Harusnya mengklarifikasi dengan bijak. Ini malah membuat masalah dari masalah yang ada," imbuhnya.
Sebab itu, ia meminta pada Komnas Perempuan untuk melakukan upaya advokasi baik melalui jalur hukum atau nonhukum dalam menindak lanjuti pernyataan Bupati itu. "Anas juga harus menyampaikan permohonan maafnya pada perempuan Riau khususnya dan pada perempuan di seluruh Indonesia pada umumnya," katanya.
Selain itu, KPR juga mendesak pada pemerintah daerah untuk semakin gencar dalam meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan dan perlindungan hak asasi terhadap perempuan. ***