RENGAT, GORIAU.COM - Gaji Guru Bantu Provinsi (GBP) yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dipotong oknum bendahara pembantu Dinas Pendidikan Inhu. Sudahlah nilainya tak seberapa, kini malah kena potongan, akibatnya Wakil Bupati Inhu, H Harman Harmaini kesal.

Pasalnya, beberapa waktu lalu Wabup sudah mengingatkan pejabat Dinas Pendidikan untuk mengawasi perilaku pegawainya agar tidak mengambil keuntungan pribadi melalui pembayaran gaji GBP tersebut.

''Saya sangat malu kepada para guru berstatus GBP yang mengirim sms kepada saya. Saya sangat prihatin atas tindakan oknum tersebut,'' ujar Harman. Jumat, (16/5/2014)

Wabup meminta Dinas Pendidikan bisa membenahi pola pembayaran yang dilakukan kepada para GBP itu, tegasnya.

Menaggapi hal itu, Anggota Komisi C DPRD Inhu, Juanda mengatakan, dirinya juga sudah menerima sejumlah pengaduan dari guru terkait adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum dinas Pendidikan.

''Kita harapkan kedepannya pembayaran gaji guru tersebut dapat dilakukan via bank, hal itu guna menghindari kecurangan yang mungkin saja bisa terulang,'' pungkasnya tegas. (jef)