PEKANBARU - Ratusan personel dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Brimob bersenjata lengkap, aparat Lalu Lintas, Sabhara hingga Intel, Jumat (30/12/2016) malam, menggelar razia di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, KM 15 Rimbo Panjang.
Razia besar-besaran tersebut sengaja digelar, khususnya menjelang perayaan tahun baru 2017, dengan tujuan mencegah masuknya pelaku kejahatan, senjata hingga narkoba, dengan target kendaraan yang masuk ke kota Pekanbaru via lintas barat tersebut.
Hasilnya, seorang pengendara mobil kedapatan membawa senjata tajam jenis golok. Kepada polisi, pria tersebut mengaku baru pulang dari kebun sawit. Meski demikian, aparat terpaksa menyita senjata tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, beberapa kendaraan juga terpaksa ditilang karena kedapatan tidak membawa surat-surat. Mereka langsung diproses (Tilang) oleh personel Lalu Lintas malam itu juga. Ada pula pemotor yang tidak memakai helm. Menindaklanjutinya, petugas pun memberikan peringatan.
"Hasil operasi kita malam ini tidak ditemukan adanya indikasi pelaku kejahatan, narkoba maupun senjata berbahaya lainnya. Ada satu tadi kita sita golok," ungkap Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan melalui Kasubdit III, AKBP Fibri Karpiananto.
Fibri yang diwawancarai GoRiau.com, usai razia digelar mengungkapkan, razia yang dilakukan tersebut memang sengaja digelar, tepatnya sehari menjelang tahun baru. "Kita ingin agar situasi perayaan tahun baru berjalan aman dan kondusif," sebut dia.
Senada dengan itu, Kabag BinOps Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Hadrian Pratama yang mempimpin razia mengatakan, operasi tersebut melibatkan sedikitnya 105 personel gabungan, termasuk Brimob bersenjata lengkap. "Kita maksimalkan," yakin Hardian.
"Termasuk kita kerahkan dari Brimob bersenjata lengkap untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pelaku kejahatan yang membahayakan," ucapnya diwawancarai GoRiau.com usai razia digelar, Jumat tengah malam.
Selain di Lintas Barat, razia serupa juga digelar selama dua pekan belakangan di tempat-tempat berbeda, diantaranya Lintas Timur serta Lintas Utara, yang semuanya jadi akses masuk ke Kota Pekanbaru. ***