PEKANBARU - Seorang pemilik mobil di Pekanbaru, Riau, ditilang polisi Lalu Lintas di ruas Jalan Jenderal Sudirman Ujung, Senin (23/5/2016) siang tadi. Mobil mewahnya dihentikan polisi karena memakai pelat modifikasi hingga sekilas menyerupai nama.

Pria berbaju putih dalam video berdurasi 1 menit tersebut sempat menceramahi petugas polisi yang menilangnya. Dia kesal karena razia itu tidak disosialisasikan sebelumnya. Selain itu dia berkilah kalau memodifikasi pelat itu tidak apa-apa, asalkan nomornya tetap sama.

"Saya tidak merubah pelatnya, nomornya sama kok. Kalau mau kegiatan begini ya harus sosialisasi, selama ini saya jalan di Pekanbaru tidak pernah kena razia, baru kali ini," ungkap pria bermobil mewah dengan pelat BM 54 TA ini. Padahal sudah jelas pelatnya dimodifikasi sehingga mirip nama SUTA.

Selain itu, sang pria juga menceramahi polisi terkait lambatnya proses keluarnya pelat kendaraan baru, yang ia sebut memakan waktu enam bulan. "Saya kan warga, bapak dengar dulu keluhan ini. Lama pak keluarnya (pelat)," jawabnya. Padahal itu semua jelas tidak ada kaitan dengan aksi modifikasi yang ia lakukan.

"Sekarang bagaimana pak? Saya bukan mau melawan, ya kalau bapak mau menilang silahkan, kalau memang tidak ada toleransi. Kalau bapak nggak mau nunggu agak satu jam buat saya ganti pelatnya ya mau gimana," sambung dia terus berusaha meyakinkan petugas.

Aksi pria berbaju putih itu bahkan sempat menyita perhatian warga lainnya. Warga sempat menonton si bapak yang berdebat dengan petugas. Pantauan GoRiau.com, cukup lama pria itu beradu argumen dengan polisi lalu lintas, sampai akhirnya dia mengalah dan menerima tilang ini.

Lebih lucunya lagi, mobil mewah sang bapak tersebut juga terpasang lambang Paskhas, sehingga petugas TNI terpaksa menyuruh dia mencopotnya, agar tidak disalahgunakan. "Ini anak saya yang tempel," tutup si bapak lalu pergi beranjak dari lokasi razia. ***