PEKANBARU - Pada laga terakhirnya jelang bulan ramadan, PSPS Riau terpaksa harus mengistirahatkan satu pemainnya, Firman Septian akibat cidera patah rahang setelah disikut oleh pemain PSBL Langsa saat bertandang ke Aceh, Sabtu (20/5/2017) lalu.
Insiden itu, terjadi dibabak kedua laga penyisihan grup Liga 2 Indonesia pekan kelima di kandang PSBL Langsa, tepatnya di Stadion Langsa, Aceh. Saat itu, tensi pertandingan mulai meninggi ketika kedua tim saling berebut untuk mencetak angka.
Nahas, dimenit​ ke 75, ketika Firman Septian tengah menggiring bola, mendadak pemain depan PSBL Langsa, Rizaldi mendaratkan sikut kanannya ke wajah pemain tengah PSPS Riau bernomor punggung 21 itu.
Baru 10 menit berada di lapangan setelah menggantikan Riki Dwi Saputro pada menit ke 65, Firman Septian terpaksa harus dibawa kembali keluar lapangan dan digantikan oleh Aga Mahardika, akibat cidera patah rahang hingga mulutnya mengeluarkan banyak darah.
Kekecewaan supporter dan official semakin bertambah saat wasit Darma Santoso Gulo hanya memberikan sanksi kartu kuning untuk pemain PSBL Langsa, Rizaldi. Karena pelanggaran yang dilakukan pemain PSBL Langsa itu dinilai sangat keras.
Akibat cidera itu, Firman Septian terpaksa harus menjalani perawatan intensif setibanya di Kota Pekanbaru. Ia langsung dirawat di RS Awal Bross, jalan Sudirman, Pekanbaru. Bahkan, Firman harus menjalani operasi selama tiga jam untuk memulihkan rahangnya yang patah.
Selain itu, pasca insiden di Stadion Langsa Aceh itu, manajemen PSPS Riau pun melayangkan surat ke Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Pasalnya, sanksi kartu kuning yang diberikan wasit dinilai sangat ringan.
"Hari ini kita kirim surat ke Komdis PSSI. Selain itu, kita juga akan lampirkan video dan foto saat insiden pelanggaran itu terjadi," kata Sekretaris PSPS Riau, Dian Eka Putra saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalui selularnya, Senin (22/5/2017).
Dengan melayangkan surat ke Komdis PSSI itu, Ia melanjutkan, manajemen PSPS Riau berharap ada sikap tegas yang diberikan oleh PSSI kepada pemain, sebagai efek jera bagi pemain.
"Kita berharap pemain yang melakukan pelanggaran (menyikut Firman Septian) mendapat hukuman berat, biar ada efek jera dan tidak bertindak seenaknya," pungkasnya​.
Tonton videonya di sini: Pelanggaran Keras yang Dilakukan Pemain PSBL Langsa Patahkan Rahang Firman Septian (GoRiau.com channel Youtube)***