
PEKANBARU, GORIAU.COM - Rekomendasi yang diberikan tim delegasi dari Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) untuk venue Islamic Solidarity Games (ISG) tidak terlalu prinsip. Catatan yang disampaikan setelah hasil peninjauan ke sejumlah venue hanya penyempurnaan saja.
Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Emrizal Pakis kepada wartawan, di kantor gubernur. Menurut Emrizal, tindak lanjut rekomendasi tersebut akan segera dilakukan sesuai dengan standar yang diberikan oleh KONI-nya Islamic Solidarity Games (ISG) itu.
"Memang ada catatan, tapi tidak terlalu prinsiplah. Cuma penyempurnaan beberapa fasilitas dan kita siap menindaklanjutinya," kata Emrizal yang juga Asisten II Setdaprov Riau ini.
Selain melihat sejumlah venues, delegasi ISSF juga diajak melihat sejumlah hotel berbintang satu yang ada di Pekanbaru. Hal ini sebagai antisipasi jika ternyata ketersediaan hotel berbintang tiga ke atas penuh nantinya. "Kalau bintang tiga dan empat mereka tidak ragu lagi. Kita pun tahu fasilitas memang sudah lengkap," ungkap Emrizal.
Diantara rekomendasi tersebut adalah melengkapi ruang ganti dengan kursi. Kemudian masalah toilet, air bersih dan ruang pemanasan (warming-up, red) yang saat ini belum tersedia di semua venue. Selain itu kedalaman kolam renang yang saat ini hanya memiliki kedalaman 1,5 meter diperdalam lagi menjadi 1,8 meter. Dimana kedalaman sebelumnya belum sesuai standar dengan kedalaman yang telah ditentukan.
Pemprov Riau sendiri sudah menganggarkan sebesar Rp30 miliar untuk perbaikan venues renang tersebut. Namun Emrizal menyatakan anggaran Rp30 miliar tersebut akan diusahakan diminimalisir dengan mengefesienkan pekerjaan sepanjang kontruksi yang dilakukan bisa dipertanggung jawabkan.
"Untuk lintasan renang menjadi 10 lintasan, dengan tetap memanfaatkan luas areal yang sudah ada sebelumnya," ungkap Emrizal.
Ditargetkan, penyempurnaan sejumlah rekomendasikan oleh delegasi ISSF tersebut sudah rampung pada bulan April mendatang. Pada bulan yang sama juga, tim delegasi beserta perwakilan negara peserta ISG akan kembali melakukan peninjauan persiapan untuk melihat tindaklanjut dekomendasi yang telah dilakukan.
Tujuannya, mereka ingin melihat persiapan-persiapan seluruh fasilitas mulai tempat pertandingan, konsumsi, hotel sebelum seluruh utusan para atletit berdatangan. "Tujuan mereka ingin memastikan kesiapan, sebelum para atlet mereka datang," terang Emrizal. (nti/ro)